Rabu, 20 Mei 2026

Smart Women

Dokter Ni Putu Surya Diana: Pendidikan Bagi Saya Nomor Satu

Bermula kisah masa kecil, saat dia melihat sang kakek terbaring sakit, lalu meninggal dunia

Tayang:
Editor: Iwan Satriawan

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Gadis lajang, cantik nan pintar. Paras ayu, menebar pesona.

Itulah dia, Ni Putu Surya Diana, profesi dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Pangkalpinang.

Bermula kisah masa kecil, saat dia melihat sang kakek terbaring sakit, lalu meninggal dunia.

Kemudian sang bibi mengalami nasib serupa. Ketika itu tak banyak yang dapat dia perbuat.

Namun itu pula yang memicu 'Putu Kecil' menjadi seorang dokter, agar nanti berguna bagi orang sekitarnya.

Impiannya menjadi dokter tak sia-sia.  Karena kini cita-cita itu bisa ia raih, walau melalui perjuangan yang tak mudah.

Putu menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia. 

Gadis kelahiran tahun 1992 yang pernah menjuarai lomba poster sekampusnya itu, lulus dengan nilai yang cukup memuaskan.

Seiring waktu, Putu bertugas di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang sejak Tahun 2015.

Tak ingin hanya menjadi dokter biasa, Putu berniat menuntut ilmu lebih tinggi lagi, berencana menempuh pendidikan kedokteran, spesialis paru. Pendidikan bagi Putu sangat lah penting.

"Apalagi kita perempuan harus cerdas. Sebab nanti kita lah yang mengajari anak-anak. Makanya, pendidikan bagi saya, itu nomor satu," katanya.

Nanti setelah pendidikan spesial paru berhasil ia lewatkan, Putu berencana tetap mengabdi di Pulau Bangka.

Ia mengaku akan tinggal  di pulau ini demi mengabdikan diri karena pasti akan dibutuhkan banyak orang, walau harus jauh dari kampung halaman.

Bahkan penyuka sambal rusip khas Bangka itu mengaku ketika nanti sudah punya pasangan, ia akan ajak menetap di pulau ini. 

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved