Menurut Ustadz Abdul Somad Inilah Dosa dan Hukum Bagi Pelakor
"Apa hukum bagi seorang pelakor alias perebut laki orang?," demikian bunyi pertanyaan jamaah ustadz Abdul Somad.
BANGKAPOS.COM - Ulama asal Riau yang saat ini begitu populer, Ustadz Abdul Somad tak jarang menjadi ajang curhat jamaahnya.
Cara dakwah ustadz lulusan Mesir dan Maroko ini memang memberikan kesempatan kepada jamaahnya menanyakan berbagai persoalan keseharian.
Muncul berbagai pertanyaan yang selama ini asing ditanyakan kepada seorang ulama.
Usai menjawab tentang hukum main game mobile legends, kini sang ustadz menjawab tentang dosa seorang Pelakor alias perebut laki orang.
Isu pelakor memang akhir-akhir ini sangat sering kita saksikan di media sosial.
Pertanyaan ini muncul kala sang ustadz membawakan ceramah di hadapan ibu-ibu.
"Apa hukum bagi seorang pelakor alias perebut laki orang?," demikian bunyi pertanyaan jamaah ustadz Abdul Somad.
Abdul Somad pun mengutip sebuah dalil berbunyi: Kamu tak beriman sampai kau merasakan hal yang sama dengan saudaramu.
Abdul Somad menyebut seorang Pelakor akan menyakiti hati saudaranya sesama perempuan.
"Jika kau rebut laki orang, tinggalkan bininya, anaknya, pecah rumah tangganya, bagaimana jika hal itu terjadi padamu. Jika dicubit pipi kita sakit begitu juga yang dirasakan ketika kita mencubit pipi orang. Jika suamimu dilarikan orang sakit begitu juga ketika kau melarikan suami orang," ujarnya.
Ia melanjutkan jika keimanan seseorang tak hanya diukur dari shalat maupun sedekata semata melainkan perlakuannya pada sesamanya.
Abdul Somad pun memberikan nasihat agar berpikir ulang jika punya niat merebut laki orang.
Tak hanya pelakor, Abdul Somad juga menyebut hal ini juga berlaku untuk Pebinor alias perebut bini orang.
Dalam kesempatan lain Ustad Abdul Somad mengaku setuju jika wanitalah sebagai penyebab utama adanya fenomena pelakor.
Namun menurutnya laki-lakinya juga patut dipersalahkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/abdul-somad_20180312_210530.jpg)