Selasa, 21 April 2026

Lagu Madu dan Racun Era 80-an Jadi Viral di China, Ini Buktinya

Lagu tersebut kembali jadi tren, dan sekarang dikenal oleh mayoritas masyarakat tanpa memandang tua atau muda, karena lagunya tidak ...

mynewshub
madu dan racun 

DI era 1980-an, lagu dari Indonesia berjudul Madu dan Racun yang dilagukan Ari Wibowo menjadi trend masyarakat di Malaysia dan Indonesia.

Lagu berirama Pop itu tentunya dikenal bagi mereka yang telah melewati era itu dengan ritme dan liriknya yang menarik. 

Baca: Tampil Menawan dengan Rambut Palsu dan Lipstick Merah, Nagita Slavina Diperebutkan Dua Berondong?

Kini, lagu tersebut kembali jadi tren, dan sekarang dikenal oleh mayoritas masyarakat tanpa memandang tua atau muda, karena lagunya tidak ketinggalan jaman. 

Baru-baru ini, lagu tersebut menjadi populer di China saat 15 detik pertama lagu Indonesia menjadi pembuka untuk tarian pengguna yang menggunakan aplikasi bernama Douyin. 

Baca: Blak-blakan, Syahrini Berani Ungkap Apa yang Dilakukan Ustadz Abdul Somad Selama Berada di Rumahnya

Baca: Suaminya Kerja di Dubai, Si Istri Malah Selingkuh dengan Pria Beristri Ini, Ketahuan Setelah Hamil

Douyin adalah satu aplikasi video pendek yang memungkinkan sebuah rekaman disunting dengan cepat dan mudah.

Ini memudahkan pengguna menambahkan musik dan efek ke video mereka agar lebih menarik.

Baca: Sempat Dihujani Uang oleh Bu Dendy! Inilah 5 Unggahan Terbaru Nylla Nylala, Ternyata

Lagu 'Madu dan Racun' menjadi salah tren dan pilihan pengguna aplikasi tersebut untuk merekam dan menyunting video yang rata-rata merupakan tarian unik untuk diunggah ke akun mereka, sebagaimana dikutip dari laman mynewshub.

Rata-rata video yang terkait dengan lagu 'Madu dan Racun' menyaksikan perekam menari sepanjang irama lagu dan melakukan gerak mulut yang lirik lagunya "Engkau yang cantik, engkau yang manis, engkau yang manja."

Baca: Si Cewek Nagih untuk Segera Dilamar, Chat Obrolan Sepasang Kekasih ini Akhirnya Bikin Kesel

a
 ()

Adapun aplikasi Douyin ini diluncurkan pada 2016 dan mulai populer di negara tembok besar ini sekitar setahun yang lalu dan juga mendapat tempat di negara lain seperti Thailand dan Jepang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved