Senin, 27 April 2026

Bulan Rajab Sudah Masuk Tiga Hari, Jangan Lupa Puasa Begini Niat dan Istigfarnya

Rajab termasuk empat bulan mulia dari 12 bulan Hijriyah, dianjurkan banyak beristigfar

Editor: Teddy Malaka
Bulan Rajab 

BANJARMASINPOST.CO.ID – Sejak Senin, 19 Maret 2018 telah masuk bulan Rajab, tepatnya 1 Rajab 1439 Hijriyah.

Sebagian umat Islam menjalankan sunnah puasa di Bulan Rajab.

Menurut Buya Yahya dilansir Al Bahjah TV yang diunggah 11 Maret 2018, menjelaskan mengenai hukum puasa Rajab yang biasanya dimulai pada 1 Rajab.

Ada riwayat yang menjelaskan mengenai puasa bulan Rajab.

Aku bertanya pada Sa’id bin Jubair tentang puasa Rajab dan kami saat itu sedang berada di bulan Rajab, maka ia menjawab:

Aku mendengar Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa berpuasa sampai kami berkata nampaknya beliau akan berpuasa seluruh bulan.

Namun suatu saat beliau tidak berpuasa sampai kami berkata : Nampaknya beliau tidak akan puasa sebulan penuh.” (HR. Muslim dalam kitab Ash Shiyam. An Nawawi membawakannya dalam Bab Puasa Nabi Muhammad SAW di selain bulan Ramadhan).

Dalam hadits tersebut menjelaskan Nabi Muhammad SAW pernah puasa banyak sekali di bulan Rajab.

Sampai para sahabat mengatakan Nabi Muhammad SAW penuh berpuasa di bulan Rajab.

Tetapi pernah pula, di tahun lain Nabi Muhammad SAW tidak berpuasa sama sekali di bulan Rajab.

Kesimpulannya, semua amalan yang dilakukan Nabi Muhammad SAW kemudian ditinggalkan, itulah amalan sunah.

Mamah Dedeh di acara Mamah dan Aa Beraksi Indonesia di akun Kathesia Widya yang diunggah 30 April 2015, mengatakan Rajab bulannya Allah.

Harus diperbanyak amalan baik, satu di antaranya puasa Rajab.

"Silakan kerjakan puasa seperti di bulan-bulan lain. Puasa Senin Kamis, sekalian puasa Rajab.

Itu boleh, sunah dengan sunah boleh digabung," katanya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved