Komunitas Muda Belitung Dapat Hibah dari Kedubes Jepang Untuk Indonesia
Penandatanganan kontrak yang dilaksanakan di Kantor Kedutaan Besar Jepang Jakarta itu terkait bantuan
Penulis: Dede Suhendar | Editor: Iwan Satriawan
Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar
BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Para pemuda yang tergabung dalam Perkumpulan Karya Muda Belitung (KMB) menandatangani kontrak hibah teknologi dengan Kedutaan Besar Jepang, Rabu (21/3/2018) lalu.
Penandatanganan kontrak yang dilaksanakan di Kantor Kedutaan Besar Jepang Jakarta itu terkait bantuan hibah bagi enam desa nelayan di Kecamatan Sijuk.
"Kerjasama ini adalah capaian dari kerja keras kawan-kawan muda di komunitas ini. Merekalah yang membuat mimpi membantu desa nelayan ini sedikit demi sedikit menjadi nyata," ujar Ketua Umum KMB Suryandaru saat menghubungi posbelitung.co, Kamis (22/3/2018) malam.
Dalam penandatanganan tersebut, Kedutaan Besar Jepang diwakili oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Mr Masafumi Ishii, Sekretaris Kedutaan, Mr Kentaro Abe, Ms Yuko Sunohara, dan Manajer Program, Mr Tomoya Seki.
Sedangkan Perkumpulan KMB diwakili oleh Ketua Umum Suryandaru, Ketua Dewan Pengawas Zainuddin dan Bendahara, Iwan Irawan.
Ia menjelaskan program yang diteken oleh Kedubes Jepang dan KMB disebut Official Development Assistant (ODA) Japan.
Menurutnya ODA Japan merupakan program grassroots (akar rumput) Kementerian Luar Negeri Jepang sebagai komitmen hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang.
Pada tahun 2018, hubungan diplomatik antara Perdana Menteri Shinzo Abe dan Presiden Joko Widodo telah terjalin selama 60 tahun.
"Jadi program ini menyasar masyarakat ekonomi bawah, salahsatu wujudkan dengan memberikan hibah ini," katanya.
Ia mengungkapkan bantuan hibah yang akan diberikan merupakan teknologi pengeringan ikan asin.
Hibah tersebut ditujukan bagi desa nelayan yang berada di Kecamatan Sijuk.
Oleh sebab itu, dengan bantuan hibah tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat desa nelayan di Kecamatan Sijuk dalam memproduksi ikan asin.
"Nanti ada beberapa desa di Kecamatan Sijuk yang telah mereka survei. Tetapi karena Desa Tanjung Binga termasuk desa yang paling banyak produksi ikan asin, maka akan dijadikan prioritas," katanya.
Suryandaru mengatakan untuk menjalankan program tersebut, KMB akan menggandeng beberapa yayasan dan perkumpulan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/hibah_20180322_200314.jpg)