Rabu, 15 April 2026

Perkembangan Teknologi, Hanya Satu Klik, Bumi Bisa Rusak!

Mendekatkan yang jauh, begitulah dampak perkembangan teknologi digital saat ini. Dunia seolah tak lagi berbatas, jarak ratusan ribu mil

Editor: Evan Saputra
abc7chicago.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Mendekatkan yang jauh, begitulah dampak perkembangan teknologi digital saat ini. Dunia seolah tak lagi berbatas, jarak ratusan ribu mil bisa ditembus dalam satu jari.

Suka tak suka majunya peradaban tersebut menimbulkan disrupsi dalam cara berkomunikasi antarmanusia.

Jika dahulu menerima amplop berisi surat dari seseorang adalah suatu kebanggaan, kini hal itu mungkin dipandang biasa saja. Mungkin, malah terasa arkais.

Mesin waktu terus bergerak pasca era surat-menyurat dengan kertas. Telepon seluler dan internet mulai muncul ke permukaan. Sarana manusia berkomunikasi bertambah lagi dengan hadirnya teknologi e-mail.

Dunia mungkin perlu berterima kasih kepada seorang pria bernama Ray Tomlinson (1941-2016), sang penemu e-mail.

Berkat hadirnya e-mail, komunikasi masyarakat dunia kian mudah dan cepat. Mengirimkan kabar hanya dalam beberapa detik pada kerabat di Benua Afrika? Bisa.

Atau, ingin mendapatkan informasi apakah proposal bisnis Anda diterima perusahaan dengan markas berbeda kota? Bisa juga.

Melalui e-mail, manusia saling tersambung tanpa tersekat wilayah maupun waktu.

Selain memudahkan komunikasi, e-mail juga dipandang lebih ramah lingkungan karena mampu mengurangi penggunaan kertas.

Namun, sadarkah Anda, penggunaan e-mail tak sepenuhnya baik untuk lingkungan?

Seperti dilansir The Washington Post, Kamis (25/1/2017), setiap email yang kita kirim menambah sedikitnya 4 gram karbon dioksida (C02) pada atmosfer.

Sebagai perbandingan, jika kita mengirim hingga 65 email, itu setara dengan polusi kendaraan bermotor yang dikendarai sejauh 1 kilometer!

Tak hanya itu, menerima e-mail sampah (spam), meskipun Anda tidak membukanya, tetap menyumbang sekitar 0,3 gram karbon dioksida.

Menurut pakar lingkungan Mike Berners-Lee, besaran emisi di atas disumbangkan oleh komputer yang menyala, server, router, maupun perangkat lainnya.

Bijak berenergi
Mengirim e-mail hanyalah satu dari daftar panjang aktivitas manusia sehari-hari yang acap kali dipandang tidak berkontribusi pada perusakan lingkungan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved