Diperiksa Penyidik, Polisi Penembak Adik Ipar Malah Bilang Seperti Ini
Kompol Fahrizal saat diperiksa pihak penyidik Polda Sumut tampak stres dan kelihatan kondisinya masih linglung dan tidak stabil.
Baca: Sakit Hati Tukang Pijat Gorok Leher Pelanggannya di Dalam Kamar Kos
"Untuk proses nya kita masih dalam penyelidikan. Jadi saya harap kalian sabar. Kalau sudah ada titik terang, pasti kan kita kabari,"katanya.
Segala upaya, kata Andi Rian, akan dilakukan pihaknya untuk mengetahui kenapa penembakan itu bisa terjadi.
"Saya sangat berharap kepada kawan-kawan, agar tidak memasukkan opini dalam memberikan pertanyaan terkait kasus ini. Kita bergerak berdasarkan fakta di lapangan. Biar informasinya tidak simpang siur,"ujarnya seraya menyatakan jangan timbulkan opini dalam kasus ini.
Seperti yang diketahui Kompol Fahrizal (41) menghadapi kasus penembakan terhadap adik iparnya, Jumingan alias Jun (33) hingga tewas dengan enam luka tembakan di kepala dan di bagian kemaluan.
Baca: Miliki Pacar Cantik Pria Tambun Ini Kena Bully Selama 10 Tahun, Akhirnya Hal Tak Terduga Terjadi
Sebelumnya, Ia pernah menjabat dijajaran Polda Sumut seperti Kasat Reskrim Polres Labuhan Batu, Kasat Reskrim Polresta Medan, kemudian menjadi Wakasat Reskrim Polrestabes Medan, sebelum akhirnya menempuh pendidikan Sespim. (*)
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Kompol Fahrizal Minta Pulang Saat Diperiksa Penyidik, Dikira Bekerja Biasa di Penegak Hukum
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kompol-fahrizal_20180411_035255.jpg)