Senin, 11 Mei 2026

UBB Berduka, Mahasiswi Cerdas Fakultas Ekonomi Meninggal Kecelakaan

Dalam rilis UBB Press kepada Bangkapos.com, Rabu (11/4/2018) disebutkan meninggalnya Afrida secara mendadak ini membuat

Tayang:
Editor: Iwan Satriawan
Istimewa
JAKET ALMAMATER -- Foto Afrida Maya Sari Damanik (20) semasa hidup, mengenakan jaket almamater UBB. 

BANGKAPOS.COM-- Universitas Bangka Belitung (UBB) berduka. Mahasiswinya, Afrida Maya Sari Damanik (20), asal Medan, meningal dunia karena kecelakaan, Rabu (11/04/2018) dinihari.

Kabar duka ini membuat keluarga almarhumah terpukul. Mereka lantas bergegas melihat jasad Afrida di Rumah Sakit Ir Soekarno, Air Anyir, Bangka.

Dalam rilis UBB Press kepada Bangkapos.com, Rabu (11/4/2018) disebutkan meninggalnya Afrida secara mendadak ini membuat sivitas akademika UBB berduka.

Baca: Jenazah Afrida, Mahasiswi UBB yang Tewas Kecelakaan Diterbangkan ke Medan

Di forum watsapp kalangan dosen UBB ‘bertalu-talu’ disampaikan rasa duka.

Duka mendalam pun dirasakan sesama mahasiswa, rekan Afrida Maya Sari Damanik. Rasa duka, iba dan empati itu bahkan mereka tulis di beranda profil facebook milik Afrida.

“Cepatnya dirimu pergi meninggal dunia ini syg Afrida Maya Sari Damanik, teman masa kecil kami semua. Meninggal jam 3 pagi td. Semoga keluarga yg ditinggalkan diberi ketabahan. Amin.” tulis Srie Ganty dan Violeta, rekan Afrida.
Afrida, tercatat sebagai mahasiswi semester IV Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi (FE) UBB.

Ia mengalami kecelakaan di jalan raya Desa Kelapa, Bangka Barat, Senin (9/04/2018) pagi.

Peristiwa itu terjadi ketika Afrida, yang mengendarai sepeda motor sendirian , menuju kampus UBB di Desa Balunijuk, Merawang.

Wakil Dekan Bagian Kemahasiswaan FE Suhaidar mengemukakan ketika berada di jalan raya Desa Kelapa, sepeda motor Afrida ditabrak oleh sepeda motor lainnya.

“Kami baru tahu mahasiswi kami itu mengalami kecelakaan pada hari Selasa tanggal 10 April. Informasi itu pun kami peroleh dari rekan Afrida, yang juga sesama mahasiswa FE,” ujar Suhaidar.

Afrida mengalami luka-luka. Dalam kondisi sadar, ia lalu dibawa ke Puskesmas Kelapa untuk mendapat perawatan.

Setelah mendapat perawatan di puskesmas, Afrida kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Arsani di Kenanga, Sungailiat.

“Setelah itu mahasiswi kita Afrida dirujuk ke RS Ir Soekarno di Air Anyir. Selama dua hari, Senin dan Selasa, Afrida masih sadar dan bisa diajak bicara. Tapi ia kerap mengeluh kepalanya sakit,” tukas Suhaidar.

Afrida, anak pertama dari tiga bersaudara dari pasangan Jhon Serasi Damanik- Nurmega Sitinjak, meninggal dunia Rabu (11/04/2016) dinihari pukul 2.30 wib.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved