Kamis, 23 April 2026

Liputan Khusus

Burung Kacer Milik Ardy Ditawar H Mansur Rp 900 Juta, ini yang Terjadi Kemudian

Burung Kacer peliharaan Adry juga tergolong istimewa. Burung yang diberinama Speed Racer (SR) itu mendapat predikat terbaik Indones

Editor: Teddy Malaka
Bangka Pos/ Anthoni/ Istimewa
Kacer SR 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Satu burung kacer membuat Adry Riady, warga Jalan Menara Air, Bukit Baru, Pangkalpinang, sibuk bepergian ke sejumlah kota di tanah air. Namanya meroket dan dipercaya sebagai pengawas kejuaraan burung berkicau di tingkat nasional.

Terakhir, Adry menjadi pengawas lomba kejuaraan Borobudur Cup dan Piala Presiden Jokowi di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, belum lama ini.

Burung Kacer peliharaan Adry juga tergolong istimewa. Burung yang diberinama Speed Racer (SR) itu mendapat predikat terbaik Indonesia karena segudang prestasi.

Tidak hanya di wilayah Sumatera, SR tercatat sebagai juara di wilayah Jawa. SR berada di puncak kejayaannya pada 2012 dan 2016 saat merajai event bergengsi Piala Raja di Yogyakarta.

"SR, Kacer asli Bangka. Kemarin belinya tahun 2010, sejuta lebih. 2012 SR mulai menunjukkan kualitasnya dengan menjuarai Piala Raja 2012. Prestasi event bergengsi Piala Raja kembali diukir SR tahun 2016. Kemarin sudah sempat ditawar pak H Mansur dari Jakarta dengan harga sembilan ratus juta, tapi belum saya lepas,” kata Adry saat ditemui Bangka Pos belum lama ini.

Saat ini burung kicau termasuk incaran para komunitas pecinta burung yang marak muncul di berbagai daerah di Babel. Hampir setiap akhir pekan, warga melihat ada kejuaraan yang digelar di tempat umum atau pun kawasan yang sengaja dibuat untuk mengadakan kejuaraan tersebut.

Semakin bertambahnya penggemar burung kicau saat ini, ternyata membawa berkah bagi warga. Contohnya saja Adry yang kini hampir tiap minggu bepergian ke luar kota untuk menjadi pengawas kejuaraan.

Belum lagi ditambah tawaran fantastis yang diterimanya setelah SR menyabet predikat kacer terbaik Indonesia.

Delapan tahun

Usaha Adry untuk membuat SR sebagai kacer terbaik terbilang tidak sulit. Dia hanya cukup tekun merawat SR sejak diberi tahun 2010. Setiap pagi, Adry menjemur SR yang ditempatkan dalam sangkar biasa. Jelang siang, SR mulai dikerodong dan menjalani pemasteran. Sekitar pukul 16.00 WIB, Adry memandikan SR serta memberi makanan sebelum kembali dikerodong.

"Hanya begitu saja rutin setiap hari,” kata Adry.

Setelah beberapa waktu, kesabaran Adry berbuah manis. SR menunjukan keistimewaannya di berbagai lomba. Adry pun mengaku tidak punya jurus khusus ketika SR ikut lomba. Sangkar yang digunakannya tergolong biasa. Namun SR berhasil membuat juri dan penghobi burung kicau di Indonesia berdecak kagum.

"Alhamdulillah berkat SR juga saya bisa bersilahturahmi dan dikenal oleh para kicau mania baik lokal maupun nasional. Dari hobi ini banyak kesan dan pengalaman yang saya peroleh," ujarnya.

Meski kini Adry hanya sesekali mengikutsertakan SR dalam kejuaraan di tingkat lokal, dia memastikan burung Kacer itu tetap istimewa.

“Meski tak segarang dan sestabil dulu, namun sampai sekarang SR masih eksis. Materi-materi isiannya dan lagu nya pun masih mampu keluar. Kalau penggila kacer pasti masih bisa menikmati penampilan SR," tegas Adry.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved