Sabtu, 2 Mei 2026

Brigjen Krishna Murti Bagikan Video Tentara Iraq Lepaskan Bom yang Dipasang ISIS Pada Seorang Bocah

Brigjen Krishna Murti Bagikan Video Tentara Iraq Lepaskan Bom yang Dipasang ISIS Pada Seorang Bocah

Tayang:
Penulis: Teddy Malaka | Editor: Teddy Malaka
Instagram

BANGKAPOS.COM -- Teror bom melibatkan anak kecil menggegerkan masyarakat Indonesia. Baru pertama kali anak-anak digunakan dalam aksi teror.

Catatan polisi, setidaknya ada tiga anak berusia di bawah 13 tahun yang dilibatkan dalam aksi bom bunuh diri di Surabaya. Pertama di Gereja Kristen Indonesia Jalan Diponegoro pada Minggu (13/5/2018) kemarin.

Seorang ibu bernama Puji Kuswati membawa dua anak perempuannya bernama Fadilah Sari yang berusia 12 tahun, dan Pamela Riskika yang berusia 9 tahun.

"Di perut kedua anak ini dikenakan sabuk berisi rangkaian bom pipa," kata Tito.

Kedua anak putri dari otak bom gereja bernama Dita Supriyanto itu tewas dengan kondisi tubuh hancur.

Namun, tidak ada korban jiwa dari kalangan masyarakat dari aksi bom bunuh diri itu.

Kedua, seorang anak perempuan berusia delapan tahun yang dibawa orangtuanya untuk meledakkan bom di gerbang Markas Polrestabes Surabaya pada Senin (14/5/2018) pagi tadi.

"Anak ini terlempar saat bom meledak dan alhamdulillah dapat diselamatkan," terang Tito.

Penggunaan anak-anak pada aksi sudah terjadi di Timur Tengah.

Seperti video yang diposting Brigadir Jendral Krishna Murti baru-baru ini.

Mantan Direskrimum Polda Metro Jaya yang kini menjabat Kepala Bagian Pembangunan Kapasitas Biro Misi Internasional Divisi Hubungan Internasional Polri itu mengungkap 3 video bagaimana ISIS menggunakan anak-anak untuk membawa bom.

"Kebiadaban ISIS. Lihat 3 video ... Mereka Daesh (ISIL/ISIS/IS) memasang bom pada tubuh seorang anak kecil bernama Uday dan mengirimnya bersama para pengungsi yang diselamatkan oleh pasukan keamanan Iraq untuk diledakan ketika sampai pada tempat pasukan keamanan Iraq,
mengapa kalian para ISIS tega menggunakan seorang anak yang ia masih belum mengerti apa yang sedang terjadi, Agama apa yang sedang kelian perjuangkan? adakah Islam yang Rahmatan lil Alamin membenarkan hal tersebut? bukankah Nabi Muhammad SAW melarang membunuh anak-anak, wanita dan tawanan ketika berperang? lantas agama apakah yang kalian ikuti itu, sungguh kelakuan kalian tidak mencerminkan seorang Muslim bahkan Manusia. .," tulis Brigjen Krishna Murti,

Ia mempersilahkan warganet menyebarkan video tersebut.

"Silahkan copy dan share video ini agar mereka para sel tidur dan simpatisan ISIS yang masih memiliki hati bisa tersadarkan dengan apa yang selama ini mereka salah pahami,' tulisnya.

Berikutvideonya:

(bangkapos.com/teddymalaka)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved