Sabtu, 2 Mei 2026

Video : Iran Siapkan 1 Juta Pasukan untuk Serbu AS di Kuwait

Berdasarkan laporan terbaru, Iran mulai memobilisasi warga sipil dan militer dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Tayang:
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
YouTube Bangkapos
Video : Iran Siapkan 1 Juta Pasukan untuk Serbu AS di Kuwait 

BANGKAPOS.COM - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat memasuki babak baru yang sangat mengkhawatirkan. Teheran dikabarkan tengah mempersiapkan rekrutmen besar-besaran dengan target satu juta pasukan sukarelawan yang akan dikerahkan untuk menyerbu pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait.

Berdasarkan laporan terbaru, Iran mulai memobilisasi warga sipil dan militer dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Langkah ini diambil sebagai bentuk respon atas berlanjutnya blokade dan kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan Teluk yang dinilai mengancam kedaulatan Teheran.

Pihak otoritas Iran menyatakan bahwa target satu juta sukarelawan ini akan dilatih secara intensif untuk melakukan operasi ofensif. Target utamanya adalah mengusir kehadiran pasukan Washington dari markas-markas strategis di Kuwait yang selama ini menjadi pusat kekuatan militer Amerika di Timur Tengah.

Rencana penyerbuan ini muncul setelah pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait, Camp Buehring, dilaporkan telah mengalami kerusakan parah akibat serangan jet tempur dan rudal sebelumnya. Iran tampaknya ingin memanfaatkan momentum tersebut dengan mengerahkan massa dalam jumlah besar guna melumpuhkan total kekuatan Amerika di wilayah tersebut.

Analis militer memperingatkan bahwa mobilisasi satu juta orang ini akan menciptakan tekanan luar biasa bagi sistem pertahanan udara dan darat Amerika Serikat, mengingat jumlah tersebut melampaui kapasitas personel militer reguler yang ditempatkan di kawasan Teluk.

Menanggapi ancaman ini, pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait kini berada dalam status siaga tertinggi. Pentagon dilaporkan mulai memperkuat pertahanan mereka meski di saat yang sama menghadapi kendala penipisan stok amunisi pertahanan udara akibat konflik yang berkepanjangan.

Hingga saat ini, kamp-kamp pelatihan di Iran dilaporkan mulai dipenuhi oleh para rekrutan baru yang siap diberangkatkan menuju medan tempur demi apa yang mereka sebut sebagai upaya pembebasan kawasan dari pengaruh asing. (Sumber : YouTube Bangka Pos Official)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved