Senin, 27 April 2026

Sejak 2015 Seorang Gadis Dikabarkan Hilang, Telpon Tersesat, Ditemukan Sudah Mengenaskan

Di awal tahun 2018 lalu, penemuan dua mayat yang telah menjadi kerangka tulang belulang di sebuah rumah di Gang Nusa Indah 6 RT 07/17 Gegerkan Dunia

Editor: M Zulkodri
New York Daily News
Ebby Steppach (18) dilaporkan hilang sejak Oktober 2015. 

BANGKAPOS.COM - Di awal tahun 2018 lalu, penemuan dua mayat yang telah menjadi kerangka tulang belulang di sebuah rumah di Gang Nusa Indah 6 RT 07/17, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi menggemparkan publik.

Diketahui kemudian kedua jenazah tersebut adalah Nanung Sobana dan Hera Sri Herawati yang disimpan oleh Neneng Hatijah (74) di tengah rumahnya.

Kedua jenazah itu pun hanya ditutupi oleh sarung.

Dua jenazah yang berada di tengah rumah Neneng, merupakan suami dan anaknya.

Nanung Sobana, suami Neneng, meninggal pada 2016 lalu di usianya yang ke-85.

Sementara, jenazah satunya lagi merupakan anak pertama dari pasangan Neneng-Nanung, Hera, yang menutup usia pada umur 50 tahun pada Desember 2017.

Aparat kepolisian yang melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan dua kerangka manusia juga menemukan sejumlah botol pewangi yang sudah kosong dan sejumlah keris serta bunga.

Dilansir dari TribunJabar, Neneng menyimpan mayat suami dan anaknya itu karena merasa mendengar bisikan ghaib kalau keduanya akan bangkit lagi.

Sehingga kata dia, Neneng percaya dan enggan untuk menguburkan mayat suami serta anaknya.

Baca: Terbaru, Setelah Menikah, Bocah SD yang Hamili Siswi SMP Akan Dipisahkan, Ini Alasannya!

Ilustrasi
Ilustrasi ()

Tak hanya menggegerkan warga Indonesia.

Penemuan kerangka mayat di Amerika Serikat juga membuat heboh dunia.

Kepolisian Arkansas di Amerika Serikat diketahui menemukan kerangka mayat seorang gadis, Selasa (22/5/2018).

Baca: Edan Demi Beli Kosmetik, Ibu Muda Ini Tega Jual Anaknya Seharga Rp 99 Juta

Mayat tersebut ditemukan di pipa pembuangan di sebuah taman.

Polisipun kemudian membawanya ke laboratorium untuk diidentifikasi.

Penemuan kerangka Steppach sangat mengejutkan sebab sebelumnya polisi sudah melakukan pencarian di Taman Chalamont.

Anjing pelacak mencari keberadaan Steppach di taman itu selama tiga hari.

Baca: Dulu Dianggap Mahal dan Mewah, Ternyata Begini Sejarah Es Batu di Indonesia

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved