Erzaldi Semangati Warga Binaan Lapas Narkotika dengan Cerita Riwayat Tsabit bin Ibrahim
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan menyemangati ratusan warga binaan Lapas Narkotima Kelas III Pangkalpinang
Penulis: Dedy Qurniawan | Editor: Evan Saputra
Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan menyemangati ratusan warga binaan Lapas Narkotima Kelas III Pangkalpinang, Rabu (30/5/2018). Erzaldi hadir pada acara buka bersama pada lapas tersebut.
"Saya memberikan atensi khusus kepada warga binaan di sini karena saya tidak mau kalian kembali lagi ke sini ke sekian kalinya," kata Erzaldi.
Baca: Terungkap! Ternyata Ini Alasan Ustaz Abdul Somad Pilih Tampil di TV One dan Tolak TV Lain
Kepada para warga binaan, Erzaldi menyitir riwayat kisah Tsabit bin Ibrahim, orangtua imam Abu Khalifah, untuk menggambarkan pentingnya ketakwaan untuk mendapatkan keberkahan. Riwayat itu mengisahkan bagaimana teguhnya ketakwaan Tsabit
Alkisah, Tsabit tak sengaja memakan apel tanpa sepengetahuan tuannya. Dia sadar bahwa hal tersebut haram.
"Untuk menghapus haramnya ini, dia harus menemukan pemilik kebunnya... rumahnya satu hari satu malam kalau berjalan kaki. Tapi kata Tsabit saya harus tetap ke rumahnya," katanya.
Singkat cerita, Tsabit bertemu dengan pemilik kebun dan menceritakan ia telah memakan apel milik pemilik kebun tersebut. Dia mau bertanggung jawab.
"Bingung pemilik kebun ini zaman itu sudah ada orang yang sangat takwa yang takut makan barang haram," kata Erzaldi.
Keteguhan iman Tsabit membuat pemilik kebun terkesan. Pemilik kebun itupun mengujinya dengan mensyaratkan bahwa ia ikhlas terhadap apel tersebut tapi Tsabit harus menikah dengan putrinya yang lumpuh, tuli, dan buta.
Baca: Heboh Presiden Soeharto Hidup Lagi? Foto Wajah Mirip Dirinya sedang Duduk di KRL
Tantangan itupun diterima dengan keyakinan bahwa yang ia lakukan semata-mata karena Allah SWT. Tsabit tak tahu bahwa pemilik kebun hanya mengujinya karena yang sebenarnya putrinya tersebut cantik jelita.
Tsabit baru tahu dan kaget bukan kepalang bahwa istrinya cantik jelita setelah ijab kabul. Ini berbeda dengan yang disebutkan orangtua istrinya tersebut dan diberi tahu keadaan yang sebenarnya bahwa ia hanya menguji Tsabit.
"Jadi ibarat kita ini, singkat cerita, tingkatkan ketakwaan kita. Insha Allah yakin, berdoa seyakin-yakinnya, Insha Allah kalian akan mendapatkan keberkahan Allah, ridho-Nya. Insha Allah kalian keluar dari sini, kalian memberi manfaat kepada manusia-manusia lainnya. Sebaik-baiknya manusia, adalah yang bisa memberi manfaat kepada manusia lain," tutur Erzaldi.
Kepala Kanwil Kemenkumham Babel Sulistiarso mengatakan, buka bersama ini adalah gagasan ide kegiatan langsung dari Gubernur Babel Erzaldi. Dia berterima kasih karena buka puasa tersebut disiapkan oleh Erzaldi.
"Ini wujud perhatian gubernur kepada warganya. Terima kasih pak gubernur" kata Sulistiarso.
Dia mengatakan, pihaknya merasa bangga dengan perhatian yang diberikan.
Baca: Roro Fitria Ungkap Sumber Kekayaan Rp 800 Miliar Sebelum Dipenjara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/suasana-buka-bersama-di-lapas-narkotika-kelas-iii-pangkalpinang_20180530_200125.jpg)