Senin, 27 April 2026

Ini Alasan Tommy Soeharto Terjun ke Panggung Politik dan Dirikan Partai, Ternyata Untuk Ini

Sosok Tommy Soeharto mengungkapkan alasan terjun ke panggung politik dan mendirikan Partai Berkarya. Diketahui sebelumnya

Editor: Evan Saputra
YouTube
Tommy Soeharto 

BANGKAPOS.COM - Sosok Tommy Soeharto mengungkapkan alasan terjun ke panggung politik dan mendirikan Partai Berkarya.

Diketahui sebelumnya, Tommy yang tercatat sebagai anggota Dewan Pembina Partai Golkar pimpinan Setya Novanto kala itu mendirikan Partai Berkarya.

Partai itu menggunakan warna atribut dan lambang yang hampir sama dengan Partai golkar.

Dilansir dari Kompas.com, Partai Berkarya adalah satu dari empat Partai baru calon peserta Pemilu 2019.

Partai ini dibentuk sesuai SK Menkumham Nomor: M.HH-20.AH.11.01 tahun 2016.

Dikutip dari situs resmi partai, Berkarya.id, Partai Berkarya yang semula bernama Partai Beringin Karya (Berkarya) adalah kelanjutan dari pembaruan, perubahan, serta kerja sama antara Partai Nasional Republik (Nasrep) dan Partai Beringin Karya yang dilahirkan kembali 15 Juli 2016.

Tanggal itu bertepatan dengan hari lahir Tommy Soeharto sebagai Ketua Majelis Tinggi atau Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya.

Dalam acara Mata Najwa yang tayang pada Rabu (11/6/2018), Tommy menuturkan alasannya terjun ke politik.

Menurutnya, ia prihatin karena sudah 20 tahun reformasi tapi arahnya tidak menuju arah yang lebih baik kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Kita ingin menjadi negara maju, berdaulat, adil dan makmur," katanya.

"Kita juga harus memikirkan bagaimana Indonesia tidak tergantung sama hutang dan ini lah yang membuat saya terjun ke politik," sambungnya.

Tommy menegaskan, partai hanya sebagai kendaraan buat siapapun untuk berpolitik karena tujuan akhirnya menguasai Senayan dan Istana.

"Karena tanpa menguasai 2 lembaga itu sulit siapapun merubah haluan atau pemikiran ke depan berbangsa dan bernegara ini," paparnya.

Tommy juga menuturkan, dalam menjalankan demokrasi yang baik maka harus menjalankan aturan main yang ada.

"Aturan main yang ada kita harus punya partai untuk bisa duduk di Senayan, untuk buat aturan yang pro kepada rakyat karena selama ini undang-undang dan sebagainya kurang pro pada rakyat," imbuhnya.

Sementara itu, saat ditanya mengenai alasan dibalik warna dan atribut Partai Berkarya yang hampir sama dengan Partai Golkar, Tommy menyatakan Partai Berkarya merupakan Golkar asli.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved