Dewa Rizqi Ashila Reka, si Cantik Jago Karate yang Ingin Jadi Agen Kesehatan
Awalnya saya hanya iseng-iseng saja ikut karate. Tapi rupanya kemudian malah jadi suka. Nah karate
Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari
BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Tampak ayu, gadis berhijab ini tampil percaya diri. Kulitnya hitam manis, menebar senyum simpul memancarkan kebahagiaan.
Adalah dia, Dewa Rizqi Ashila Reka. Putri kedua, pasangan Aris Wardoyo-Eka Sari Milwaty, ternyata punya segudang prestasi.
Beberapa kali ia dinobatkan sebagai juara karate. Berbagai tropi, piagam, medali atau penghargaan pernah ia terima.
Kini, lulusan SMAN 1 Sungailiat itu, menginjakan kaki sebagai mahasiswi Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya Palembang Sumsel.
"Awalnya saya hanya iseng-iseng saja ikut karate. Tapi rupanya kemudian malah jadi suka. Nah karate itu banyak ngasih hal yang positif, kayak ngerasa lebih aman, lebih percaya diri, dan bisa nambah prestasi non akadamik juga," kata Dewa Rizqi Ashila Reka kepada Bangka Pos, Sabtu (21/7/2018).
Sejak itu, gadis yang punya nama panggilan keluarga Kiki ini mengaku semakin serius menekuni olahraga beladiri tadi.
Setiap kegiatan latihan ia jalani penuh semangat. Tak heran jika kemudian, ia bisa berhasil mengantongi berbagai penghargaan.
"Dari situ mulai seriusin karate dan Alhamdulillah ikut pertandingan dan bisa jadi juara," katanya.
Diakuinya, saat bertanding pada sebuah kompetisi atau kejuaraan, kadang muncul rasa grogi, takut dan sebagainya.
Namun rasa ini bisa ia atasi melalui berbagai kiat. "Rasa nervous itu pasti ada, rasa ingin menang juga pasti ada. Yang jelas saat bertanding harus semangat," katanya berbagi pengalaman.
Dewa juga ingin menularkan pengalaman agar bisa sukses dalam kejuaraan. Menurutnya, rajin latihan menjadi titik awal jika mau menang.
"Selain itu doa yang kenceng, dan yang paling penting doa orang tua. Kalo usaha latihan ditambah doa sudah maksimal, selanjutnya tinggal serahin ke Allah SWT," katanya mengaku, sebagai atlet jangan terlalu obsessed untuk menang, karena menang kalah itu merupakan hal yang biasa.
Lalu mengapa kemudian Dewa memilih kuliah di jurusan ilmu kesehatan, dan apakah cita-cita akhirnya setelah lulus nanti?
"Saya kuliah Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat di Universitas Sriwijaya karena ingin konsen di masalah kesehatan masyarakat Indonesia. Saya pengen jadi "Agen" kesehatan yang bisa mempromosikan dan mencegah masalah kesehatan yang ada disini. Karena masih banyak daerah yang belum teredukasi dengan baik masalah kesehatannya," tegas gadis berpostur tinggi 157 cm, berat 46 kg, penuh semangat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/dewa_20180722_182313.jpg)