Ditinggal Istri, Pria Ini Pahat Tanah di Halaman Rumah Menjadi Arca
Joko diduga memahat gundukan tanah menjadi arca di pekarangan rumahnya karena depresi setelah rumah tangganya kandas.
Saat hendak ditanya, Joko tidak banyak bicara.
"Bikin patung," ucapnya singkat, di sela-sela memahat.
Susilo Wardani menambahkan, Joko rutin memahat mulai dari pagi sampai sore.
"Ya tiap pagi, sejak bangun tidur sampai sore, ya di pekarangan terus. Anaknya memang jadi pendiam sejak ditinggal istri," tambah wanita yang bekerja di Balai Desa Gadingrejo tersebut.
Kata Wardani, Joko memang punya bakat dalam bidang seni, karena sebelumnya Joko pernah bekerja sebagai kuli bangunan di Bali.
"Punya bakat memang kayak gitu, dulunya dia kuli bangunan di Bali," tambahnya.
Seorang warga bernama Hasyim mengaku, awalnya dia tidak percaya dengan posting-an temannya di Facebook.
Untuk itu, ia pun langsung mengunjungi tempat Joko memahat arca.
"Nggak tahu saya awalnya, tahunya dari posting-an teman saya, saya nggak percaya, akhirnya saya ke sini."
"Bagus ternyata, saya kaget, kok bisa, padahal hanya bermodal tangan, air, dan sedikit semen, mirip sekali sama arca di candi-candi," kata Hasyim dengan takjub. (Surya/Erwin Wicaksono)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/arca_20180726_140126.jpg)