Sabtu, 25 April 2026

Gempa Donggala Sulawesi Tengah

BNPB Beberkan Fenomena Rumah Bergerak dan Amblas saat Gempa Palu

Video detik-detik saat rumah roboh karena proses likuifaksi dan ambles akibat gempa 7,4 SR di Kota Palu.

Editor: fitriadi
Twitter @Sutopo_PN
Lumpur muncul dan membuat rumah serta pepohonan seakan berjalan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pascagempa di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018). 

"#Gempa Mag:7.7, 28-Sep-18 17:02:44 WIB, Lok:0.18 LS,119.85 BT (27 km TimurLaut DONGGALA-SULTENG), Kedalaman:10 Km, Potensi tsunami utk dtrskn pd msyrkt #BMKG," tulis BMKG dalam Twitternya, Jumat (28/9).

30 menit kemudian, status peringatan dini tsunami berakhir.

 

Update Gempa

BNPB menginformasikan melalui unggahan Facebook, Minggu (30/9/2018), terdapat 832 korban meninggal akibat gempa dan tsunami di Palu-Donggala, Sulawesi Tengah.

Diberitahukan bahwa ada 821 orang meninggal yang berasal dari Kota Palu dan 11 orang korban berasal dari Donggala.

Penyebab korban meninggal dunia terutama karena tertimbun reruntuhan bangunan yang roboh akibat gempa dan tsunami.

Kini semua korban meninggal telah dimakamkan secara layak usai dilakukan identifikasi.

Untuk menghindari timbulnya penyakit, korban meninggal dunia mulai dimakamkan secara massal, Minggu.

Baca: Piala Asia U-16 - Live Streaming Timnas U-16 Indonesia vs Australia Sore Ini

Sementara itu identifikasi mayat dilakukan melalui DVI, face recognition dan sidik jari, data korban ada di DVI Polda Palu.

Korban yang terluka berat ada 540 orang yang dirawat di rumah sakit.

Sementara ada 16.732 pengungsi yang tersebar di 24 titik.

Diperkirakan jumlah korban akan terus bertambah karena masih banyak korban yang belum teridentifikasi.

Korban jiwa diduga masih tertimbun bangunan runtuh dan daerahnya belum dijangkau oleh Tim SAR.

Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, juga telah menetapkan masa tanggap darurat terhadap gempa dan tsunami di Palu.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved