Breaking News
Senin, 8 Juni 2026

Ikan Ini Diyakini Penanda Datangnya Gempa dan Tsunami Ini Kata Pakar

Ikan tersebut punya bentuk fisik yang tak lazim dan pipih, sehingga disebut 'oarfish' (oar = papan dayung).

Tayang:
Editor: M Zulkodri
Facebook/Elesa Rosé Jane Allocod
Ikan aneh yang ditemukan warga di pantai Rojales, Carmen Agusan Del Norte, Filipina, Februari 2017 lalu. 

BANGKAPOS.COM - Temuan di pesisir pantai, menggemparkan warga di Kepulauan Mindanao, Filipina, tahun 2017 lalu.

Seperti diberitakan dalam artikel di The Daily Mirror pada 20 Februari 2017, warga menemukan ikan berbentuk aneh terdampar di pantai.

Ikan aneh
(Facebook/Jude Cyril Roque Viernes)

Baca: Foto Arie Untung di Jembatan Ponulele Dikritik Arie Kriting: Mohon Maaf Nasehatnya Disimpan Dulu

Ikan tersebut punya bentuk fisik yang tak lazim dan pipih, sehingga disebut 'oarfish' (oar = papan dayung).

Bentuknya lebih mirip ular, dengan panjang yang bisa mencapai hingga 4 meter.

Di bagian atas tubuhnya ada semacam duri tajam.

Bagian wajah dari ikan itu juga mengerikan, sehingga warga memanggilnya dengan ikan monster.

Sejak 8 Februari 2017 lalu, warga menyebut sudah ada tiga ikan serupa yang terdampar.

Warga sekitar pulau meyakini, kemunculan ikan ini sebagai pertanda munculnya gempa.

Bahkan, ada yang mengatakan, kemunculan ikan ini sebagai pertanda bakal datangnya bencana tsunami.

Warga meyakini, ikan itu berdiam di kedalaman 200 hingga 1.000 meter di bawah laut, termasuk di daerah gunung berapi di dalam laut.

Baca: Sebelum Jadi Artis Terkenal Ayu Dewi Ungkap Masa Kelamnya saat Masih Kecil

Sehingga, kemunculan ikan itu ke daratan, diduga karena ikan-ikan itu punya insting dengan perubahan cuaca di dalam laut.

Sebelumnya, nelayan juga menemukan ikan serupa di kawasan Agusan del Norte, Kepulauan Mindanao, pada 8 Februari 2017.

Dua hari setelahnya, gempa 6,7 Skala Richter menghantam kawasan tersebut.

 

Facebook/Jude Cyril Roque Viernes
(Facebook/Jude Cyril Roque Viernes)

Baca: Kisah Pilot Garuda Selamatkan Istri Wakil Bupati dan Bayi 9 Bulan Saat Gempa dan Tsunami Hantam Palu

Penemuan terakhir ikan ini terjadi pada 15 Februari 2017, di pantai di Kota Cagayan de Oro.

Satu fotonya diunggah oleh seorang netizen Facebook bernama Elesa Rosé Jane Allocod.

Ikan yang ditemukan warga ini, disebutkan The Daily Mirror, sepanjang 4,5 meter.

Ikan ini sendiri disebutkan bisa tumbuh hingga sepanjang 17 meter.

Di Jepang, ikan ini disebut 'Messenger from the Sea God's Palace' atau 'Sang Pembawa Pesan dari Kerajaan Dewa Lautan'.

Beberapa ikan juga muncul di Jepang, sebelum tsunami menyapu pada tahun 2011 silam.

Seorang pakar gempa asal Jepang, Kiyoshi Wadatsumi, pernah mengatakan hal mengenai ikan tersebut dalam sebuah artikel di Japan Times tahun 2010.

Wadatsumi mengatakan, makhluk hidup dari bawah laut memang kerap jadi penanda datangnya bencana.

"Ikan dari laut dalam yang hidup di dasar laut lebih sensitif terhadap perubahan alam, dibanding yang hidup di perairan bagian atas," katanya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Ikan Ini Diyakini Warga Filipina Jadi Penanda Datangnya Tsunami, Lihat Wujudnya, Begini Kata Pakar, http://jatim.tribunnews.com/2018/09/29/ikan-ini-diyakini-warga-filipina-jadi-penanda-datangnya-tsunami-lihat-wujudnya-begini-kata-pakar?page=all.
Penulis: Alga Wbisono
Editor: Ayu Mufihdah KS

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved