Leisure Bangka Belitung

JPI Ajang Promosi dan Mendulang Wisatawan

Ratusan peserta Jambore Pemuda Indonesia (JPI) menyemarak­kan Kirab Budaya di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Toboali.

Editor: fitriadi
Bangka Pos
Jambore Pemuda Indonesia (JPI) menyemarak­kan Kirab Budaya di Toboali. 

BANGKAPOS.COM - Ratusan peserta Jambore Pemuda Indonesia (JPI) tumpah ruah di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Toboali Kabupaten Bangka Selatan.

Mereka larut menyemarak­kan Kirab Budaya di sepanjang jalan, Minggu (7/10).

Berbagai kesenian dan budaya mereka pertontonkan. Keragaman seni dan budaya ini tentunya menjadi perhatian bagi tamu yang berdiri di atas podium utama.

Tak terkecuali, masyarakat dan pengunjung yang tum­pah ruah di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman Toboali, Bangka Selatan.

Kirab ini dimulai dari Simpang Bukit Toboali, peserta melintasi Jalan Jenderal Sudirman dan berakhir di Pantai Nek Aji Toboali.

Beberapa cinderamata khas masing-masing provinsi silih berganti diberikan peserta kepada Bupati Basel, H Justiar Noer, Wakil Bupati Riza Herdavid, Wakil Ketua DPRD Provinsi Babel Toni Purnama beserta tamu utama lain yang duduk di podium utama.

Pada kesempatan itu, Justiar kagum dengan keane­karagaman yang dipertontonkan peserta Kirab Budaya JPI Tahun 2018.

Menurutnya, selain mencerdaskan, festival ini juga menjadi ajang promosi masing-masing daerah.

“Tentunya kagum, ternyata masing-masing daerah di Indonesia ini mempunyai kekayaan, keragaman seni dan budaya yang tak kalah dengan negara-negara lainnya,” ujar Justiar, Minggu (7/10).

Sementara itu Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yan Megawandi mengatakan JPI merupakan upaya untuk memperkenalkan potensi daerah.

“Peserta jambore ini dari seluruh Nusantara, ini juga diharapkan dapat menumbuhkembangkan semangat kepemudaan yang harus dikembangkan lebih positif,” kata Yan.

Yan juga berharap, de­ngan dikenalkannya potensi Babel kepada para pemuda dari seluruh Nusantara akan mendulang wisatawan berkunjung ke Babel.

“Dengan kegiatan ini akan bisa saling mengenal satu sama lain sehingga menjadi ajang menjalin silaturahmi antar pemuda,” kata Yan.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Babel, Suharto mengatakan pihaknya sedang gencar mendatangkan berbagai event nasional dan internasional ke Babel.

Bagi Suharto, pemuda adalah tonggak utama melanjutkan estafet pemerintah. Sehingga saat ini pemuda Babel harus dilatih dan dipersiapkan untuk lebih kreatif, inovatif dan tidak tergantung dengan pemerintah.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved