Bupati Bangka Akan Panggil Pihak Dinkes Terkait Hebohnya Pengerebekan Pabrik Kecap SS

Dinas kesehatan akan dipanggil untuk mengetahui sejauh mana pengawasan terhadap produk kecap yang diproduksi pabrik kecap SS tersebut.

Bupati Bangka Akan Panggil Pihak Dinkes Terkait Hebohnya Pengerebekan Pabrik Kecap SS
bangkapos/nurhayati
Mulkan 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM  --  Bupati Bangka Mulkan mengaku belum menerima laporan resmi dari pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka terkait dengan pengerebekan pabrik kecap SS di Kuday Selatan Kecamatan Sungailiat oleh Subdit Indag Ditkrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung yang diduga didapati menggunakan bahan dari limbah pengolahan tebu.

Ia baru mengetahui informasi mengenai pabrik kecap tersebut dari pemberitaan di media massa.

"Dinas kesehatan belum menyampaikan secara resmi seperti apa progres yang dilaksanakan oleh pabrik kecap SS tersebut tetapi ada dari BPOM yang melakukan pemeriksaan pabrik kecap itu. Kita tidak tahu kalau ada pelanggaran yang dilakukan oleh pihak pabrik. Nanti kita lihat seperti apa, apakah ada pelanggaran," jelas Mulkan saat dikonfirmasi bangkapos.com, Senin (15/10/2018) di Ruang Kerja Bupati Bangka.

Untuk itu ia akan memanggil pihak dinas kesehatan guna mengetahui sejauh mana pengawasan terhadap produk kecap yang diproduksi pabrik kecap SS tersebut.

Ditanyakan apakah pihak dinkes kecolongan terkait adanya produksi kecap yang tidak higienis, Mulkan mengatakan bukan soal kecolongan atau tidaknya, karena pihak dinas kesehatan terfokus pada program pemerintah. Apalagi selama ini tidak ada gejolak yang terjadi. Dikatakanya baru sekarang terjadi gejolak terhadap produk kecap SS.

"Bukan kita kecolongan tetapi kita terfokus pada program pemerintah yang kita laksanakan," ungkap Mulkan.

Ditanyakan mengenai langkah apa yang diambil oleh Pemkab Bangka terhadap pabrik kecap SS tersebut, ia mengatakan nanti akan dilihat dari hasil pemeriksaan BPOM.

"Kalau melanggar tetap kita cabut atau kita lakukan pembinaan seperti apa, nanti kalau mereka masih ingin melaksanakan kegiatan mereka. Mungkin ada pembinaan-pembinaan dari kita lah untuk ke depannya," kata Mulkan.

Penulis: nurhayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved