Jumat, 17 April 2026

Pengetahuan Masyarakat Babel Terhadap Pasar Modal Cukup Tinggi

Literasi dan inklusi masyarakat Bangka Belitung terhadap pasar modal, perbankan dan lembaga non perbankan dinilai cukup tinggi.

Istimewa
LEPAS BURUNG MERPATI -- Pembukaan Eco Investival 2018 yang berlangsung sepekan di Lapangan Basket UBB, ditandai dengan melepas dua pasang burung Merpati putih ke udara. Pembukaan Eco Investival 2018 meriah, menghadirkan Tari ‘Selamat Datang’ Sekapur Sirih. 

“Ada Eco Sport, Eco Art, Eco Preneur, Eco Sosial, FE Gathering, dan seminar tentang pasar modal dengan tema Investing is Easy. Acara ini juga dilengkapi sejumlah stand dan hiburan dari mahasiswa FE. Serba komplit!,” ujar Reniati.

Dikemukakannya, dalam Eco Sport panitia menggelar turnamen futsal, volley dan tenis meja. Eco Art Art terdiri dari lomba solo vocal dan desain poster. Eco Preneur berupa bazar digelar bersama JK, BEI. Sponsor dan UMKM mahasiswa FE.

“Sedangkan Eco Sosial kita wujudkan dalam bentuk kegiatan donor darah PMI dan FE Peduli. Nah, untuk menjalin silaturahim dan kekompakan antardosen, staf dan mahasiswa, kita menggelar FE Gathering,” tukas Reniati.

Dalam kesempatan itu Reni mengucapkan selamat kepada Lastriyasti, mahasiswa Jurusan Manajemen FE. Mahasiswi semester VII ini meraih juara ke dua dalam lomba foto hitam putih pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional di Jogyakarta pekan ini.

Selaku dekan, Reni mengaku gembira karena mahasiswa FE UBB pekan lalu berhasil menghimpun dana kemanusiaan bencana alam Palu, Dongala dan Sigi sebesar Rp 18,5 juta lebih.

“Saya bangga, sekaligus terharu sekali. Bayangkan, hanya dalam tempo dua hari menghimpun dana di Kota Pangkalpinang, mahasiswa FE kita berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 18,5 juta lebih,” tukas Reniati.

Menurut Reni, andai mahasiswa FE menghimpun dana di tujuh kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ia yakin akan terkumpul dana ratusan juta rupiah.

“Dana kemanusiaan itu akan kita salurkan ke warga Palu, Dongala dan Sigli melalui Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis se Indonesia,” ujar Reni.

“Kita juga ingin membantu kalangan dosen dan staf Universitas Tadulako yang menjadi korban tsunami dan gempa bumi di sana,” tambahnya.

Sementara itu Warek 1 UBB Ismet Inonu menilai Eco Investival 2018 merupakan media mahasiswa UBB menggali dan memperdalam ilmu dan pengetahuannya seputar pasar modal dan bursa efek.

“Semua itu sangat berguna kelak setelah mahasiswa menjadi sarnaja dan terjun ke dunia bisnis. Sebab untuk investasi saat ini sudah banyak alternatif. Paling baru adalah melalui pasar modal atau lantai bursa,” ujar Ismed. 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved