Aktivis Mahasiswa Gelar Aksi Damai di ATM Suarakan Hal Ini
Sebentar lagi kita akan menghadapi pesta Demokrasi, mari kita mahasiswa mengawal agar pemilu di
Laporan wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Bangka Belitung dan Dema STAIN SAS menggelar aksi damai di Alun-alun Taman Merdeka, Jumat (9/11/2018) sore.
Puluhan aktivis ini menyuarakan aksi damai bertajuk jangan Suriah kan Indonesia.
Spanduk bertuliskan Menjaga persatuan dan kesatuan di bumi serumpun sebalai dari segala bentuk hal yang ingin memecahbelahkan, Jangan Suriahkan Indonesia dan mari kita menjaga ukwah Islamiyah dan Watoniyah dari isu dan konflik agama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dibentangkan seraya pawai mengitari Jalan Jendral Sudirman, simpang kantor pos, Jalan hamidah, lalu menuju Jalan RA Kartini ke Jalan Merdeka dan berakhir di Alun - Alun Taman Merdeka Pangkalpinang.
Salah seorang orator yang menyuarakan aksi ini, yaitu Masyadi, mengapresiasikan kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan provoganda yang mengatasnamakan agama, sehingga dikhawatirkan berdampak seperti Negara Suriah.
Dirinya juga mengajak masyarakat Babel untuk bersama menjaga Kondusifitas menjelang Pemilu 2019 mendatang.
"Sebentar lagi kita akan menghadapi pesta Demokrasi, mari kita mahasiswa mengawal agar pemilu di Babel berjalan dengan kondusif.
Mari kita bersama menjaga kondusifitas di Babel dari isu sara dan berita hoaks yang dapat memecahbelahkan bangsa." tegasnya.
" NKRI sudah Final tidak bisa tawar lagi, Ideologi kami tetap Pancasila tidak bisa ditukar lagi. Jaga persatuan, tidak ada yang bisa membuat Indonesia terpecah belah, mari kita jaga satu nusa satu bangsa.
Menjelang pegelaran pesta demokrasi, kita harapkan tidak ada yang melakukan politik agama karena akan memecah belahkan bangsa." ujar salah seorang orator lainnya.
Berikut pernyataan sikap dari PMII Cabang Bangka belitung dan Dema STAIN SAS Babel:
Jangan Suriahkan Indonesia
- Kondisi bangsa Indonesia yang digempur dengan isu SARA, adu domba dan memudarnya sikap toleransi.
- Aliansi Mahasiswa Muslim Untuk NKRI mendeklarasikan diri menolak segala bentuk isu SARA, adu domba dan provokasi demi terjaganya persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.
- Kami yang lahir, hidup dan berkarya di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ber-Bhineka Tunggal Ika serta berdasarkan pada Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/aksi-damai.jpg)