Kamis, 23 April 2026

Tingkatkan SDM Dibidang Perencanaan Tata Daerah, Pemprov Babel Gandeng Untar

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman mengatakan Untar menjadi universitas swasta kedua yang melakukan kerjasama dengan Pemprov Babel.

Bangka Pos/Krisyanidayati.
Gubernur Babel saat rapktor Untar di ruang rapat Tanjung Pendam, Jum'at (16/11/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Tarumanegara (Untar) Jakarta, untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam bidang arsitektur dan tata kota daerah.

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman mengatakan Untar menjadi universitas swasta kedua yang melakukan kerjasama dengan Pemprov Babel. Setelah sebelumnya, Pemprov Babel bekerjasama dengan universitas Podomoro.

Sedangkan untuk kerjasama dengan perguruan tinggi negeri sudah dilakukan dengan beberapa universitas seperti UI, UGM, IPB, Unsri, Universitas Sebelas Maret, dan Universitas Brawijaya.

Erzaldi menyebutkan, pihaknya melakukan kerjasama dengan Untar pasalnya universitas ini memiliki keandalan dalam bidang perencanaan dan pengembangan perkotaan.

"Untar memang yang andal terutama di arsitek, sipil dan perencanaan. Untar sekarang berakreditasi A dibidang perencanaan punya kelebihan," kata Erzaldi saat pertemuan di Ruang Rapat Tanjung Pendam, Jum'at (16/11/2018).

Ia menyebutkan Kerjasama yang akan dilakukan ialah, Pemprov Babel akan mengirimkan ASN baik dari kabupaten/kota maupun provinsi untuk belajar di Untar, khususnya tentang perencanaan tata ruang.

"Kita ingin pemahaman ASN dalam perencanaan daerah lebih luas. Nanti kita kirim ASN untuk belajar bagi kawan-kawan kabupaten/kota/provinsi, sehingga suatu saat dalam perencanaan termasuk perda nanti bisa direncanakan dengan baik," katanya.

Setelah para ASN mendapat tugas belajar baik jangka pendek atau S2, diharapkan
membantu pemerintah daerah dalam menata kawasan perkotaan dan lingkungan di Babel.

"Kalau di provinsi nanti pengembangan jalan lingkar termasuk nanti trans Bangka dan trans Belitung," katanya.

Rektor Untar, Agustinus Purna Irawan, berharap MoU ini bisa segera diimplementasikan dalam bidang khusus yang diperlukan. Pihaknya, akan menyiapkan studi khusus untuk perencanaan.

"Biasanya 5-10 tahun kedepan, jalanan yang tadinya sepi akan menjadi macet, artinya kalau tidak ada perencanaan dari awal akan menjadi persoalan dikemudian hari," sebutnya.

Pihaknya, juga menyambut baik rencana provinsi untuk menyiapkan SDM yang andal dan berkualitas dan disekolahkan di Untar.

Ia menilai perencanaan menjadi kendala di banyak daerah, pasalnya perencanaan sejak awal tidak memikirkan perubahan.

"Perencanaan harus memahami kondisi real yang diperlukan, ini ada simbiosis mutualisme, hadirnya perguruan tinggi dengan banyak pemikiran, dan dilapangan dibutuhkan kajian yang komprehensif," ujarnya.

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved