Ayah Banting Putrinya yang Baru Berusia 1,4 Tahun Hingga Meregang Nyawa
Security bernama Supardi Supriyatma membanting putrinya yang berumur 1,4 tahun hingga meregang nyawa.
Namun dari informasi yang diperoleh Tribunpontianak.co.id, Supardi Supriatman membanting tubuh Putri Aisyah ke lantai.
Saat itu, Ay sedang berada dalam ayunan.
Ay sendiri sedang menyusu pada ibunya dalam posisi berbaring.
Ay langsung direbut oleh ayahnya.
Supardi Supriatman kemudian memegang khaki putrinya itu.
Dengan kaki dalam genggamannya, Supardi Supriatman mengayunkan dan membanting putrinya sendiri ke lantai.
Ia membating darah dagingnya itu berkali-kali.
Melihat kejadian itu, Hamisha, mencoba melerai.
Karena kalah merebut Ay dari suaminya, Hamisha jatuh pingsan.
Baca: 4 Fakta Pengakuan Suami Jual Istri kepada Teman, Pernah juga Serahkan Keperawanan Adik Ipar
Tak lama, datang Handira yang juga berusaha merebut Ay dari tangan ayahnya namun, Handira terdorong oleh tersangka dan langsung terjatuh.
Setelah puas menganiaya darah dagingnya sendiri, Supardi Supriatman, melarikan diri.
Ia lari ke arah hutan.
Setelah Supardi lari ke arah kuburan, Handira kemudian mengecek kondisi Ay.
Saat itulah diketahui, bocah tak berdaya itu sudah tidak bernyawa lagi.
Ia pergi menghadap Sang Pencipta untuk selama-lamanya karena ulah biadab ayahnya sendiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ilustrasi-bayi_20180912_105631.jpg)