Listrik Surplus Ayo Berinvestasi di Bangka Belitung
Babel CEO Forum PT PLN Tingkatkan Daya Saing Pertambangan dan Pariwisata
BANGKAPOS.COM - PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung menggelar Babel CEO Forum di Novotel Bangka, Selasa (18/12).
Pertemuan dengan tema ‘Meningkatkan Daya Saing Pertambangan dan Pariwisata di Bangka Belitung’ dihadiri langsung Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, Ketua Tim Percepatan Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Parioritas, Hiramsyah, GM PLN Wilayah Babel, Abdul Mukhlis dan Direktur ESDM dan Umum PT Timah, M Rizki.
Hadir juga Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, Sekda Bangka Barat, Yunan Helmi, para CEO Perusahaan Bidang Pertambangan dan Pariwisata di Babel.serta perwakilan instansi terkait.
GM PLN UIW Babel, Abdul Mukhlis memaparkan bahwa kondisi listrik di Bangka Belitung saat ini surplus atau berlebihan jauh berbeda dibandingkan sekitar tiga tahun yang lalu.
Karenanya dia mengajak para CEO Perusahaan Bidang Pariwisata, Hotel serta Pertambangan untuk tak ragu lagi berinvestasi di Bangka Belitung.
“Jangan ragu-ragu untuk berinvestasi di Bangka Belitung dan jangan ragu-ragu untuk beralih menggunakan layanan listrik PLN dibanding menggunakan genset sendiri untuk menjalankan proses produksi di bidang usaha bapak-ibu sekalian,” kata Abdul Mukhlis.
Dia juga menjelaskan, PT PLN GM PLN UIW Babel sudah memiliki perencanaan yang besar dalam kurun waktu 10 tahun kedepan. Sejumlah pembangkit listrik akan dibangun untuk mendukung industri di Bangka Belitung.
“Dalam kesempatan ini saya juga menyampaikan bahwa dalam kurun waktu 10 tahun kedepan, Bangka Belitung akan mengalami surplus listrik sebesar 80 MW. Kelebihan ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat baik keperluan investasi, rumah tangga, bisnis, pertambangan maupun pariwisata,” jelasnya.
PLN lanjut Abdul Mukhlis sudah memiliki berbagai strategi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keseimbangan suplai dan demand.
Membangun pembangkit listrik tambahan serta transmisi di Bangka Belitung maupun antar pulau yakni ke Sumatera Selatan.
PLN juga kata Mukhlis akan membangun PLTU berkapasitas 2x50 MW di Air Anyir yang rencananya bisa beroperasi tahun 2022. Kemudian akan dibangun juga IPP PLTM/G di Belitung dengan kapasitas 1x30 MW dan 1x20 MW.
“IPP PLTM/G Belitung-1 kapasitas 1x30 MW akan beroperasi tahun 2020, sedangkan IPP PLTM/G Belitung-2 kapasitas 1x20 MW direncanakan beroperasi pada tahun 2022. Tambahan lagi kita juga merencanakan akan membangun PLTU Belitung 2 dengan kapasitas 1x30 MW yang dijadwalkan beroperasi tahun 2024,” jelas Mukhlis.
Sementara untuk memperkuat tulang punggung sistem kelistrikan di Bangka Belitung akan dilanjutkan dengan pembangunan transmisi 150 kV untuk menyambung jaringan transmisi eksisting.
Jaringan akan ditarik dari Koba – Toboali, Kelapa – Muntok dan Sungailiat – Belinyu. Untuk di Pulau Belitung jaringan akan ditarik dari Dukong – Tanjung Tinggi dan Dukong – Manggar.
PLN juga akan membangun jaringan transmisi kabel bawah laut dari Tanjung Api-Api Provinsi Sumsel ke Muntok Provinsi Bangka Belitung. Jaringan kabel bawah laut ini akan dibangun sepanjang 36 KM.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pt-pln-unit-induk-wilayah-uiw-bangka-belitung-menggelar-babel-ceo-forum.jpg)