Prioritas Honorer Pemerintah Daerah K2, Honorer Status Kontrak Miliki Peluang P3K

Kami sudah punya data yang lengkap dan data - data ini (data honorer K2) sudah kami serahkan ke Pemerintah

Prioritas Honorer Pemerintah Daerah K2, Honorer Status Kontrak Miliki Peluang P3K
Pos Belitung/Disa Aryandi
Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem). 

BANGKAPOS.COM,BELITUNG--Tenaga Honorer Kategori 2 (K2), mempunyai peluang sangat besar untuk mengikuti rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Rekrutmen tenaga P3K tersebut, rencana akan dimulai pada Januari 2019 mendatang, dan berlaku atas dasar Peraturan Pemerintah (PP) nomor 49 tahun 2018 tentang P3K.

Data honor K2 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung itu, ada 60 orang dan tersebar diberbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Diperaturan tersebut, rekrutmen P3K itu sementara ini memiliki syarat hanya berusia 20 - 56 tahun.

Untuk persyaratan lainnya belum terdapat petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Pendayagunaan dan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

"Kami sudah punya data yang lengkap dan data - data ini (data honorer K2) sudah kami serahkan ke Pemerintah Pusat.

Kami baru mendapatkan informasi kemarin, jadi kemungkinan yang prioritas K2 itu untuk P3K ini," kata Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) kepada Pos Belitung, Jumat (21/12).

Rekrutmen P3K tersebut, tentu memiliki tahapan seleksi. Seleksi tersebut bukan hanya sekedar materi, namun adapula seleksi administrasi.

"Kalau data sebetulnya sudah clear, tapi kalau secara kepastian bagaimana juknis nya nanti kami belum dapat informasi lebih lanjut.

Tapi kemungkinan besar prioritas honor K2 dulu, kalau honorer OPD itu masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat juga," ujarnya.

Untuk honorer yang berada di OPD, yaitu memegang Surat Keputusan (SK) Kepala OPD, namun pembayaran gaji tetap menggunakan APBD Kabupaten Belitung, di lingkungan Pemkab Belitung mencapai ratusan orang. Honorer itu, ada yang sudah bekerja diatas lima tahun.

"Kalau yang itu kemungkinan besar bisa mengikuti seleksi nanti, apalagi yang berijazah S1. Karena walau bagaimana pun pemerintah juga harus melakukan peningkatan terhadap SDM," ucapnya.

Kata Sanem, untuk honorer kontrak itu, kemungkinan mengikuti seleksi P3K sama seperti jalur umum.

Namun tentu nya harus melihat persyaratan lebih lanjut, apakah salah satu persyaratan sudah mengabdi di atas lima tahun dan berijazah S1.

"Nah itu belum kami belum dapat petunjuk nya, tapi yang sudah ada kejelasan kemarin P3K itu untuk prioritas honorer K2.

Kalau yang lain belum ada kepastian, dan sarjana juga nanti harus prioritas, karena kedepan harus tenaga teknis SDM yang siap pakai," pungkasnya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved