Senin, 13 April 2026

Sarah Viloid, Terpesona Alam Bangka, Berbagi Tips Raih Pundi Rupiah dari Hobi Main Games

Bagi para penggila game nama Sarah Viloid, gadis berusia 18 tahun ini tentu tak asing lagi. Dia satu diantara sedikit gamers perempuan

Penulis: nurhayati | Editor: khamelia
(ist/ig sarah vilo)
Sarah Viloid. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Bagi para penggila game nama Sarah Viloid, gadis berusia 18 tahun ini tentu tak asing lagi.
Dia satu diantara sedikit gamers perempuan yang terkenal di dunia maya.

Sarah berhasil membuktikan diri bahwa perempuan juga jago main game dan sering menjuarai game-game online.

Bahkan gadis yang memiliki nama asli Sarah Olivia menjadi gamer essport professional dota yang juga menjadi manager team dota laki-laki.

Selain itu juga ia sering diundang menjadi komentator kompetisi games dan sebagai brand ambassador dari produk game online.

Sejak kecil umur dua tahun Sarah yang akrab disapa Oliv ini sudah berkenalan dengan dunia game. Papanya yang hobi game menularkannya pada Oliv diusia belia. Sedangkan untuk menekuni game online baru dimulainya ketika usia 12 tahun.

Dia berhasil menepis stigma bahwa hobi main game hanya menghabiskan waktu dan tidak bermanfaat. Walaupun gemar main game tetapi Sarah tidak melupakan pelajaran di sekolah dan berhasil menjadi bintang kelas di sekolahnya.

"Kalau mama sama papa suka marah kalau aku lupa waktu dengan main game. Jadi sebenarnya main game itu kalau kita tertib waktu orang tua pasti seneng dong yang penting rangking nggak ketinggalan aja di kelas," ungkap gadis berkulit putih ini saat ditemui bangkapos.com, Rabu (2/12/2018) di Kediaman Ketua DPRD Kabupaten Bangka Parulian.

Baginya bermain game bikin happy fun daripada keluyuran hingga malam mending dia mengisi waktu dengan main game.

Hobi bermain game tidak hanya membuatnya populer di dunia maya tetapi juga menghasilkan pundi-pundi rupiah. Bahkan dari hasil kerja keras dan ketekunannya sebagai gamer Sarah berhasil membeli rumah sendiri diusia belia dan keliling Indonesia.

"Aku bisa beli rumah dari hasil uang ku sendiri. Rumahku di Bekasi terus nggak minta uang lagi sama orang tua. Itu sejak kelas sekolah dari kelas satu SMA," ungkap Sarah.

Uang yang diperolehnya ini dari vendor-vendor seperti endorse konten video game, mengisi event sebagai MC, komentator game hingga sebagai youtuber dengan membuat konten-konten game di youtube.
"Jadi banyaklah dapat duit dari game," ujar Sarah.

Ia juga tak segan membagikan tips bagi kalangan milenial jika ingin sukses berprofesi gamer yakni jadi gamer yang produktif dan kreatif serta rajin bikin konten-konten games setiap hari yang diupload di youtube, instagram, ataupun facebook.

"Pertama harus belajar dulu gamenya gimana kedua koneksi internet apalagi game online sekarang lagi merajalela kayak kita ni jalan-jalan kemana pun pasti ada anak kecil mainnya mobile legendskan lagi marak banget," saran Sarah.

Namun ia mengingatkan bagi para pelajar jangan sampai melupakan waktu belajar. Setelah belajar dan mengerjakan PR baru main game. Dia juga sering main game di warnet dan orang tuanya tidak melarang asalkan sebelum magrib harus sudah berada di rumah.

Diakuinya dunia game sudah berkembang di Indonesia karena jika bisa menjadi gamer produktif dapat menghasilkan uang dari main game dan terkenal.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved