Rudianto Tjen Minta Industri Pertanian Babel Dikembangkan Agar Tekan Pengangguran
Pemda seharusnya bisa berperan dalam mengembangkan industri pertanian di Babel dengan memberikan izin
BANGKAPOS.COM--Penyerapan tenaga kerja lokal masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah.
Demi menuntaskan hal tersebut, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bangka Belitung (Babel) Rudianto Tjen ingin industri pertanian dikembangkan agar bisa membuka lapangan kerja baru.
Selain pariwisata dan timah, Pertanian dinilai bisa menjadi sumber ekonomi baru Babel.
“Selain mengandalkan KEK, Pemerintah Daerah juga bisa berperan banyak dalam menyerap tenaga kerja, seperti membantu mengembangkan industri pertanian,” ujar Rudianto Tjen.
Menurut Rudi, Pemda seharusnya bisa berperan dalam mengembangkan industri pertanian di Babel dengan memberikan izin.
Seperti izin membangun pabrik-pabrik minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) baru di Babel.
Dengan begitu, dengan adanya pabrik-pabrik pengolahan pabrik sawit baru maka akan membuka lapangan kerja baru yang menyerap tenaga kerja lokal.
"Dampaknya kalau sektor industri kurang, pertama menurunnya produksi minyak sawit di Babel dan jadi minim lapangan kerja di Babel," jelas Rudianto Tjen.
Dengan berkembangnya industri sektor pertanian di Babel, setidaknya akan memberikan dampak positif bagi daerah dalam mengurangi angka pengangguran di Babel.
"Apalagi dampak baiknya kalau diperbanyak pabrik pengolahan sawit, yakni dapat memberikan lapangan kerja bagi masyarakat Babel," tambahnya.
Oleh Sebab itu, Rudianto Tjen berharap Pemda Babel bisa tanggap menyikapi kebutuhan lapangan kerja.
Sehingga masalah ketenagakerjaan di Babel tidak menjadi problem yang terus menerus.
“Jadi pemerintah daerah harus bijak menyikapi semua persoalan dan harus mencari solusi yang tepat agar tidak timbul masalah baru," tutup Rudianto Tjen.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/rdi-tjen.jpg)