Satpol PP Bangka Musnahkan 220 Liter Arak dan 26 Botol Bir Sitaan

berdasarkan Perda Pemkab Bangka mengenai minuman keras untuk denda penjualan miras paling tinggi dikenakan denda Rp 50 juta

Satpol PP Bangka Musnahkan 220 Liter Arak dan 26 Botol Bir Sitaan
ist/satpol pp kabupaten bangka
Petugas Satpol PP Kabupaten Bangka saat memusnahkan sebanyak 220 liter arak dan 26 botol bir, Rabu (6/2/2019) di halaman samping Kantor Satpol PP Kabupaten Bangka. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Tim Satpol PP Kabupaten Bangka memusnahkan sebanyak 220 liter arak dan 26 botol bir, Rabu (6/2/2019) di halaman samping Kantor Satpol PP Kabupaten Bangka.

Minuman keras tradisional arak ini disita dari pabriknya di Dusun Batu Ampar dan Desa Bokor.

Sedangkan minuman beralhokol jenis bir disita dari penjualan beberapa pedagang di Pasar Kuliner Taman Kota Sungailiat.

Arak tersebut dan bir tersebut dituangkan oleh para petugas satpol pp ke dalam lubang yang sudah digali di halaman samping Kantor Satpol PP Kabupaten Bangka.

Bagi para penjual miras dan minol tersebut menurut Kepala Satpol PP Kabupaten Bangka M Dalyan Amrie diwakili oleh Kabid Penegakan Perundang-Undangan Satpol PP Kabupaten Bangka Achmad Suherman, sanksi yang diberikan berupa pembinaan yakni refresif non yusdisial.

"Jadi mereka buat surat perjanjian tidak berjualan lagi. Kalau informasi di Batu Ampar itu mereka tidak berjual lagi.

Kalau di Bokor produksi kecil untuk kalangan agama. Kalau dijual dikuncit-kuncit itu tidak boleh," kata Suherman kepada bangkapos.com, Rabu (6/2/2019) di Kantor Satpol PP Kabupaten Bangka.

Pihaknya akan mengawasi dan masyarakat juga melakukan pengawasan. Apabila masih menjual dan produksi arak lagi maka akan disita dan dimusnahkan.

Menurutnya berdasarkan Perda Pemkab Bangka mengenai minuman keras untuk denda penjualan miras paling tinggi dikenakan denda Rp 50 juta atau kurungan enam bulan dam bisa dipidanakan umum.

"Jika di pidana umum bisa dipenjara. Kami minta tidak produksi dan berjualan lagi lah," harap Suherman. (BANGKAPOS.COM/NURHAYATI)

Penulis: nurhayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved