Rabu, 29 April 2026

Berita Pangkalpinang

300 Mak-mak Single Fighter di Pangkalpinang Dapat Kartu BPJS Ketenagakerjaan

Mereka adalah ibu-ibu atau mak-mak yang merupakan pencari nafkah utama (single fighter) untuk keluarga mereka.

Penulis: Dedy Qurniawan | Editor: khamelia
(BANGKA POS / DEDY QURNIAWAN)
Simbolis- Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) memberikan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada 300 ibu-ibu pencari nafkah utama untuk keluarga (single fighter) di ruang OR, Kantor Wali Kota, Senin (4/3/2019). Ini adalah program kerja sama antara Pemkot Pangkalpinang bersama BPJS Ketenagakerjaan. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebanyak 300 kepala keluarga (KK) pekerja informal di Pangkalpinang mendapatkan kartu peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Mereka adalah ibu-ibu atau mak-mak yang merupakan pencari nafkah utama (single fighter) untuk keluarga mereka.

Ini merupakan program penguatan akses jaminan sosial keluarga antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dengan BPJS Ketenegakerjaan. Dari kerja sama ini, sebanyak 300 wanita single di Pangkalpinang akan mendapatkan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK).

"Buat ibu-ibu, semangat dalam bekerja, mencari nafkah untuk keluarga," kata Pps Kepala Cabang Pangkalpinang BPJS Ketenegakerjaan, Pio Susandi mengatakan,

Pada 2018, BPJS Ketenagakerjaan melayani 5189 klaim Jaminan Hari Tua (JHT) dan sekitar 72 klaim Jaminan Kematian (JK) per tahun. Sementara klaim jaminan kecelakaan kerja (JKK) pada 2018 adalah sebanyak pada 568 pengajuan klaim.

Kegiatan kerja sama seperti ini diharapkan berlanjut di OPD-OPD lainnya.

"Karena memang masih banyak tugas kami dalam menjalankan roda regulasi undang-undang ini. Sebagai contoh, seperti guru honorer, pelaku UKM di bawah Disperindag, para Ketua RT RW, kemudian juga pelaku usaha yang membuat izin melalui PTSP (Perizinan Terpadu Satu Pintu)," ucap Pio

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) mengatakan,fokus APBD Pangkalpinang adalah diprioritaskan untuk kebutuhan masyarakat, satu di antaranya untuk kesejahteraan masyarakat. Sementara pembangunan infrastruktur akan mengandalkan dana yang dicari baik melalui CSR ataupun APBN.

Kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan disebut sebagai satu di antara fokus untuk kesejahteraan masyarakat, selain menaikkan gaji ustaz-ustzah, honorer Pemkot, dan ketua RT/RW.

"Termasuk hari ini 300 para kepala keluarga, ibu-ibu, yang hadir di sini dapat asuransi jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian," kata Molen.

Dia berterima kasih atas kerja sama yang terjalin dengan BPJS Ketenagakerjaan. Kerja sama serupa diharapkan terjalin, termasuk misalnya mengasuransikan seluruh honorer Pemkot Pangkalpinang .

"Saat ini baru seribu lebih (yang terjamin BPJs). Honorer kami ini hampir 2500, berarti masih kurang, baru setengahnya, kami akan tingkatkan lagi," kata dia.

(BANGKAPOS.COM / dedyqurniawan)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved