Berita Pangkalpinang

Hipakad Sudah Ada Sejak 1963, Sebagai Rumah Besar Anak-Anak Angkatan Darat

Waktu itu Hipakad dibentuk yang digagas Jenderal Nasution. Namun karena ada perubahan-perubahan zaman, maka Hipakad ini

Hipakad Sudah Ada Sejak 1963, Sebagai Rumah Besar Anak-Anak Angkatan Darat
Bangkapos/agus nuryadhyn
Sebagai bentuk kecintaan Tanah Air, Pengurus Hipakad Babel Mencium bendera merah putih dan Pataka Hipakad. 

BANGKAPOS. COM,  BANGKA-- Pembina DPD  Himpunan Putra-putri Angkatan Darat (Hipakad)  Bangka Belitung H Ibnu Saleh mengemukakan Hipakad bukan merupakan pecahan organisasi FKPPI.  

Karena Hipakad sudah lama ada,  dan sudah  ada sejak tahun 1963.

"Waktu itu Hipakad dibentuk yang digagas Jenderal Nasution. Namun
karena ada perubahan-perubahan zaman, maka Hipakad ini baru terangkat pada tahun Ini," ujar H Ibnu Saleh,  Sabtu (9/3).

Dijelaskan Ibnu, bahwa Hipakad merupakan rumah besar bagi anak-anak TNI Angkatan Darat

"Kita ada dimana-mana,  kita ada di berbagai ormas lain dan ada di partai-partai yang ada di indonesia, tapi tetap kembali ke rumah besar kita yaitu Hipakad, " ungkapnya. 

Menurut Ibnu Saleh, anak-anak tergabung dalam Hipakad, dipersilahkan ada dimana-mana,  tapi Hipakad merupakan organisasi independen. 

Lebihlanjut Ibnu mengatakan,  agar kepengurusan  Hipakad yang baru dilantik, sebagaai pemersatu di Provinsi Babel. 

Ibnu menambahkan,  bahwa anak-anak TNI AD solid, karena selama Angkatan Darat Ada,  maka putra-putri Angkatan Darat itu ada.

"Hipakad merupakan  anggota masyarakat. Oleh karena itu, Hipakad harus melebur ke dalam masayarakat dan kami tidak ekslusif," jelasnya. 

Harapan ibnu, organisasi Hipakad akan menjadi organisasi yang kuat, solid dan saling asah, asih dan asuh.

"Ini merupakan organisasi kebersamaan dan kekeluargaan tempat saling tukar fikiran, saling membantu serta saling bahu membahu," kata Ibnu. 

Disisilain Ibnu mengemukakan, bahwa dulu sering disebut anak kolong, tapi sekarang sudah menjadi anak di atas kolong

"Zaman saya dulu, memang anak kolong, kalau generasi sekarang sudah Jadi anak di atas kolong yang sejahtera dan bermartabat.

Dulu kami tidur di bawah kolong ranjang, namun sekarang ini tidur sudah diatas ranjang," kenang Ibnu.(*)

Penulis: agusrya
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved