Advertorial
Desa Simpang Tiga Fokus Kelola BUMDes
Pemerintah Desa Simpang Tiga, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat fokus mengelola BUMDes.
BANGKAPOS.COM - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beberapa tahun terakhir gencar mensosialisasikan ke pemerintah daerah ataupun kota untuk memanfaatkan peluang yang ada di kelurahan dan desa.
Kesempatan inipun ditangkap baik oleh Pemerintah Desa Simpang Tiga, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat dalam memanfaatkan potensi yang ada.
Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Sejahtera yang mereka kelola, berbagai kebutuhan pokok masyarakat ataupun warga bisa didapatkan.
Kepala Desa Simpang Tiga, Sartojoyo mengungkapkan, pihaknya benar-benar melihat peluang yang dicetuskan oleh pemerintah ini dengan baik.
Tidak menunggu waktu lama, sejak diresmikan awal tahun ini, pihaknya telah memiliki berbagai usaha seperti toko sembako, air isi ulang, pangkalan gas, hingga eceran bahan bakar minyak.
“Alhamdulillah tahun kemarin omzetnya sudah Rp 4 juta. Mudah-mudahan tahun ini bisa meningkat lebih dari itu dari usaha yang dicetuskan BUMDes ini,” ungkap Sartojoyo.
Dia menerangkan, berkat kegigihan pihaknya merintis usaha di desanya ini, tahun lalu Desa Simpang Tiga menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam Lomba Prakarsa dan Inovatif Desa.
“Ini merupakan pemicu bagi kami untuk lebih berinovasi lagi. Alhamdulillah sekarang BUMDes sekaligus Berkah Mart sudah memiliki tempat sendiri artinya tidak numpang atau nyewa,” sebutnya.
Sartojoyo mengaku dalam menarik konsumen tidak ada trik khusus, namun bagi pembeli barang di unit usaha desanya yang akan dijual lagi maka pihaknya menerapkan harga grosir.
Berbeda dengan pembeli yang akan dinikmati secara langsung itu dikenakan harga normal di setiap barang.
“Usaha ini merupakan peluang yang bagus, apalagi setiap desa sekarang harus berinovasi untuk perkembangan desanya,” tutur Sartojoyo.
Dia melanjutkan, sebetulnya potensi yang ada di desanya adalah pertanian dan perkebunan seperti karet, lada hingga sawit.
Pihaknya pun dalam mendukung masyarakat mengadakan pelatihan pertanian hingga pengadaan bibit. Tujuannya untuk menambah pengetahuan petani, agar mereka bisa berkembang demi kemajuan usahanya.
“Tahun lalu desa kami mendapat bantuan bibit dari pemerintah provinsi berupa bibit lada, ada juga sawit kalau tidak salah, dan itu sudah disalurkan ke masyarakat,” jelasnya.
Desanya juga memiliki potensi lainnya yang hingga kini belum tergarap dengan baik, yakni sektor pariwisata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pemerintah-desa-simpang-tiga-kecamatan-simpang-teritip-fokus-mengelola-bumdes.jpg)