Wah, Bantal Pertama Ternyata Terbuat dari Batu! Bagaimana Sejarahnya?

Saat tidur, menggunakan kasur, guling, dan bantal yang empuk dikatakan dapat membuat tidur kita menjadi lebih nyenyak, lo.

Wah, Bantal Pertama Ternyata Terbuat dari Batu! Bagaimana Sejarahnya?
pixabay
Bantal sudah ada sejak masa Mesopotamia Kuno 

BANGKAPOS.COM - Saat tidur, menggunakan kasur, guling, dan bantal yang empuk dikatakan dapat membuat tidur kita menjadi lebih nyenyak, lo.

Selain itu, penggunaan bantal juga membuat tidur menjadi lebih nyaman karena bantal akan menyangga kepala dan leher saat tidur.

Ada beberapa bahan pengisi bantal agar menjadi lebih empuk dan nyaman digunakan, misalnya kapuk, hingga bulu angsa - bahan yang dianggap paling empuk.

Tapi bagaimana kalau bantal yang teman-teman gunakan mempunyai tekstur yang sangat keras, bahkan sekeras batu?

Wah, hal ini pasti membuat tidur kita tidak nyaman dan tidak nyenyak, teman-teman.

Padahal, bantal pertama yang digunakan, yaitu oleh orang-orang Mesopotamia Kuno sekitar tahun 7.000 Sebelum Masehi (SM) tidak hanya sekeras batu, tapi memang berbahan dasar batu, lo.

Selain terbuat dari batu, bantal yang digunakan oleh orang-orang Mesopotamia Kuno juga tingginya melebihi tinggi bantal yang biasa teman-teman gunakan untuk tidur.

Meskipun kelihatannya bantal pada 7.000 SM ini tidak nyaman untuk digunakan, ternyata ada tujuannya bantal pada masa tersebut terbuat dari batu dan tinggi.

Bukan Bertujuan Membuat Tidur Lebih Nyenyak

Bantal paling awal yang digunakan saat tidur diperkirakan sudah ada sejak 7.000 SM pada masa Mesopotamia Kuno.

Halaman
1234
Editor: khamelia
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved