Tulisan Denny JA, Prabowo Didukung UAS, UAH, Aa Gym Tapi Kalah, Alasannya 'Too Little, Too Late'

Prabowo Menang 19 Provinsi & Dibantu Ustadz Abdul Somad, UAH, Aa Gym Tapi Kalah, Tulisan Denny JA

Tulisan Denny JA, Prabowo Didukung UAS, UAH, Aa Gym Tapi Kalah, Alasannya 'Too Little, Too Late'
KOMPAS TV
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saat Deklarasikan klaim kemenangan dalam Pilpres 2019 di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019). 

Namun jika data yang ada dibandingkan, Kiai Ma’ruf Amien versus Ustad Somad, dalam survei di bulan Maret 2019, pengaruh Ma’ruf Amien lebih besar dibandingkan Ustad Somad.

Ma’ruf Amien jauh lebih didengar untuk komunitas NU, kalangan minoritas, pemilih Muslim yang lebih abangan. Gabungan ketiga kantong suara itu sudah mayoritas pemilih Indonesia.

Ustad Somad lebih didengar di kalangan pemilih Muslim yang merasa bagian dari FPI, Reuni 212, dan sebagian besar yang tak berafiliasi. Total komunitas itu tidaklah sebesar NU. Apalagi jika dibandingkan dengan NU plus pemilih minoritas plus pemilih Muslim abangan.

-000-

Mengapa saya katakan dukungan Somad kepada Prabowo itu Too Little, Too Late?

Ia Too Late, sangat terlambat karena situasi sudah terbentuk, terpola. Sebelum Ustad Somad tampil memberikan dukungan, mayoritas 85 persen dari pendengarnya memang sudah ada di kubu Prabowo.

Dukungan Somad hanya mengkonfirmasi saja. Tanpa dukungan terbuka dari Somad pun, mereka memang sudah di Prabowo.

Sisi lainnya, sekitar 15 persen pendengar Ustad Somad berada di kubu Jokowi. Mereka mendengar himbaun Ustad Somad soal keagamaan. Tapi soal pilihan politik, mereka mandiri.

Lamaran Sang Pria Ditolak, Wanita Ini Malah Ditembak Mati, Jelang Ajal Bibirnya Sebut Sebuah Pesan

Begitu banyak variabel yang bekerja dalam perilaku pemilih. Walau mereka suka ceramah agama Ustad Somad, sebagai misal, mereka tetap ada di Jokowi karena keterikatan mereka pada NU lebih tinggi sebagai misal. Atau mereka lebih mendengar ulama lain, yang menurut mereka lebih dekat seperti Kiai Ma’ruf Amien. Bahkan Kiai Ma’ruf menjadi cawapresnya Jokowi.

Ia Too Little, sangat kecil, karena untuk membuat Prabowo menang memerlukan Big Bang yang jauh lebih besar. Kurang dari seminggu lagi hari pencoblosan.

Model asosiasi Somad atas Prabowo itu bentuk endorsement saja: dukungan terbuka saja. Dalam dunia konsultan politik itu disebut soft selling, bukan hard selling.

Pengaruh Ustad Somad kepada pemilih akan berbeda misalnya jika ia sendiri menjadi wapres Prabowo. Atau ia berkampanye langsung ke mesjid- mesjid dan kelompok pengajian sejak dahulu kala!

Model endorsement seperti yang kini dilakukan, apalagi hari pencoblosan kurang dari seminggu, menjadi too little.

Dari tujuh lembaga survei yang kredibel, Jarak kemenangan Jokowi atas Prabowo bervariasi antara 13 persen hingga 25 persen! Jarak itu terlalu jauh untuk dilampaui oleh model dukungan Ustad Somad seperti itu.

-000-

Lalu apa arti dan makna dukungan Somad secara terbuka pada Prabowo yang videonya beredar sejak 11 April 2019 kemarin?

Rahasia di Balik Metode Quick Count Pemilu 2019 Terungkap, dari SMS hingga Moda Transportasi

Saya menikmati itu sebagai momen yang unik. Sunguh gurih bagi saya menyaksikan bagian dari petuah dan nasehat agama dalam video tersebut.

Itu kutipan yang bagus. Ujar Ustad Somad, dengan mengutip ulama lain, jika doa kita mujarab, dan kita hanya punya satu doa saja, maka pilihlah doa meminta pemimpin yang adil. Hadirnya pemimpin yang adil besar sekali manfaatnya menciptakan masyarakat yang terlindungi rasa keadilannya.

Saya menikmati juga permintaan khusus Ustad Somad. Jika Prabowo terpilih, jangan undang dirinya ke istana. Sebagai ulama, ia memilih mendidik umat tidak di istana tapi pergi ke kampung- kampung.

Namun pernyataan Ustad Somad bahwa ia bertemu beberapa Kiai yang bersih hatinya. Yang menitipkan nama Prabowo, itu hal yang biasa. Dalam komunitas NU, ditemui lebih banyak lagi Kiai yang juga diyakini bersih hati dan menitip nama Jokowi.

Dalam video itu, Prabowo mendengar penuh Takzim. Nampak ada keharuan pada Prabowo. Jelas ini model soft selling yang menyentuh.

Tapi soal efek elektoral? Kembali kepada prinsip di atas. Ulama di Indonesia memiliki pengaruh sangatlah besar untuk panduan hidup beragama. Namun pengaruhnya untuk politik pemilu, sangatlah kecil!

April 2019

Denny JA

TERBARU pemilu2019.kpu.go.id-Situng Real Count C1 KPU Pukul 18.09, Suara Prabowo Naik, Jokowi Turun

Prabowo Menang 19 Provinsi, Jokowi Cuma 15

Sejumlah lembaga survei terdaftar di KPU merilis hasil quick count yang memenangkan pasangan Jokowi - KH Maruf Amin atas pasangan Prabowo - Sandiaga Uno.

Seperti quick count Indobarometer hasilnya:

Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 53,51%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 46,49%

Data masuk: 97,83 %

Ini Penjelasan Kenapa Prabowo Kalah Padahal Menang 19 Provinsi, Jokowi-Maruf Cuma 15 Provinsi

Berikut data perolehan suara dalam bentuk persen di tiap Provinsi berdasarkan hasil Indo Barometer seperti dilansir tribun-timur.com:

Aceh

DPT: 3.523.774

Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 17,12%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 82,88%

Sumatera Utara

DPT: 9.785.753
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 49,71%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 50,29%

Riau

DPT: 3.863.197

Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 38,49%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 61,51%

Bak Kutukan Tak Bisa Tua, Wanita ini Dijuluki Nenek Tercantik di Dunia Asal Indonesia, Ini Fotonya

Sumatera Barat

DPT: 3.718.003
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 9,12%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 90,88%

Jambi

DPT:  2.475.655
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 39,21%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 60,79%

Bengkulu

DPT: 1.399.108.
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 47,37%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 52,63%

Sumatera Selatan

DPT 5.877.575
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 39,15%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 60,85%

Akhirnya Sandiaga Uno Buka Suara Usai Dikabarkan Ribut hingga Trending #MisteriHilangnyaSandiagaUno

Lampung

DPT: 6.074.137
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 49,98%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 50,02%

Kepulauan Riau

DPT: 1.229.424
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 43,18%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 56,82%

Kepulauan Bangka Belitung

DPT: 932.569
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 73,77%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 26,23%

Banten

DPT: 8.112.477
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 37,05%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 62,95%

Terhalang Biaya Besar, AHY Ungkap Ada Impian Ani Yudhoyono yang Belum Mampu Diwujudkannya, Museum?

Jawa Barat

DPT: 33.270.845
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 39,06%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 60,94%

Jakarta

DPT: 7.761.598
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 52,01%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 47,99%

Jawa Tengah

DPT: 27.896.902
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 78,51%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 21,49%

DI Yogyakarta

DPT:  2.731.874
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 68,09%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 31,91%

Ardi Bakrie Tak Romantis, Sebungkus Biskuit Jadi Kue Ultah Istri, Nia Ramadhani: Duh, Gak Bisa Melek

Jawa Timur

DPT: 30.912.994
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 69,83%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 30,17%

Bali

DPT: 3.130.288
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 91,00%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 9,00%

NTB

DPT: 3.667.253
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 24,47%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 75,53%

NTT

DPT: 3.391.616
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 86,49%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 13,51%

Cinta Penelope Divonis Idap Kanker Stadium 3, Lalu Menyesal Dulu Sering Lakukan Kebiasaan Ini

Kalimantan Barat

DPT: 3.687.159
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 44,13%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 55,87%

Kalimantan Tengah

DPT:  1.753.224
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 50,29%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 49,71%

Kalimantan Selatan

DPT: 2.869.166
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 39,09%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 60,91%

Kalimantan Utara

DPT:  450.108
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 64,95%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 35,05%

Ada Ikan Bertato Jokowi, Maruf Amin, Prabowo & Sandiaga, Dijual Rp 20 Juta, Ternyata Ini Alasannya

Kalimantan Timur

DPT: 2.480.741
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 54,34%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 45,66%

Sulawesi Utara

DPT: 1.907.841
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 84,17%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 15,83%

Gorontalo

DPT: 812.801
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 44,66%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 55,34%

Sulawesi Tengah

DPT: 1.952.810
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 51,19%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 48,81%

El Rumi & Marissa Blak-blakan Soal Pilihannya, Ini Potret Artis-Tokoh yang Mencoblos di Luar Negeri

Sulawesi Barat

DPT: 865.244
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 47,49%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 52,51%

Sulawesi Selatan

DPT: 6.159.375
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 41,22%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 59,78%

Sulawesi Tenggara

DPT: 1.723.539
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 37,96%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 62,04%

Maluku Utara

DPT: 803.983
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 80,08%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 19,92%

Adik Ahok Fifi Lety Posting Foto Bareng Prabowo, Singgung Pilkada DKI 2012: Bukti Pemimpin Sejati

Maluku

DPT:1.266.034
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 39,t5%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 62,38%

Papua Barat

DPT: 742.245
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 70,64%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 20,36%

Papua

DPT: 3.541.017
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 72,76%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 27,24%

Total:
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 53,51%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 46,49%

Kisah Kelam Bisnis Batu Bara, Film Sexy Killers Tembus 5 Juta Views, Sebut Nama-nama Petinggi Negara

Ulasan Penyebab Prabowo Kalah

Dari hasil quick count Indo Barometer, Prabowo-Sandi unggul di 19  Provinsi.

Jokowi - KH Maruf Amin cuma menang di 15 provinsi. 

Prabowo unggul di 19 Provinsi masing-masing

1. Aceh
2. Sumut
3. Riau
4. Sumbar
5. Jambi
6. Bengkulu
7. Sumsel
8. Lampung

Blak-blakan Hotman Paris, Ganti Nama di Depan Ustadz Gus Solah, Ada Tambahan Gus, Cek Videonya ini

9. Kepri
10 Banten
11. Jawa Barat
12. NTB
13. Kalbar
14. Kalsel
15. Gorontalo
16. Sulbar
17. Sulsel
18. Sultra
19. Maluku

Master Limbad Dijahilin Captain Vincent, Akhirnya Bersuara, Ternyata Takut Jatuh Juga, Ini Videonya

Jokowi unggul di 15 Provinsi

1. Bangka Belitung
2. Jakarta
3. Jawa Tengah
4. Yogyakarta
5. Jawa Timur
6. Bali
7. NTT
8. Kalteng

Sebelum Sakit Kanker, Cinta Penelope Menikah 5 Kali, Ini Sederet Pria Tampan yang Singgah di Hatinya

9. Kalimantan Utara
10. Kalimantan Timur
11. Sulut
12. Sulteng
13. Maluku Utara
14. Papua Barat
15. Papua

"Namun kontestan nomor urut 01, unggul di basis-basis pemilih dengan jumlah DPT banyak. Terutama di Pulau Jawa," kata Koordinator Forum Dosen Tribun, Dr Adi Suryadi Culla.

Keluarga Audrey Sodorkan Bukti Baru ini Usai Visum Tunjukkan Keperawanan Utuh, Lebam Kaki Disiapkan

Dr Adi Suryadi Culla (baju batik) (MUH ABDIWAN)
Dr Adi Suryadi Culla (baju batik) (MUH ABDIWAN)

Praktis Prabowo - Sandi cuma menang di Jawa Barat dan Banten. 

Selebihnya Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan DKI Jakarta, Jokowi menang.

Jokowi (twitter.com)
Jokowi (twitter.com)

Khusus Jawa Timur dan Jawa Tengah dengan margin yang sangat besar. 

Terungkap Sosok Husin, Pengusaha Asal Medan Pengemplang Pajak Rp 450 Miliar, Rumah di Royal Golf

Sementara Prabowo menang di Jawa Barat dengan angka 61%. 

Bandingkan kemenangan Jokowi di Jawa Tengah yang mencapai 78 % dan Jawa Timur hampir 70 %.

Disclaimer: hasil hitung cepat atau quick count bukan hasil resmi KPU. KPU akan mengumumkan hasil penghitungan suara secara resmi tingkat nasional secara berjenjang hingga 25 April - 22 Mei 2019. 

(tribun-timur.com/Mansur AM)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Prabowo Menang 19 Provinsi & Dibantu Ustadz Abdul Somad, UAH, Aa Gym Tapi Kalah, Tulisan Denny JA

Pesona para Istri Bos TV Swasta yang Tajir Melintir, Dari Nia Ramadhani, Liliana Hingga Gista Putri

Sempat Disiarkan Live, Peti Mati Mesir Kuno yang Dikenal Simpan Banyak Kutukan Dibuka, ini Isinya

Reino Barack Dikenal Tajir, Perangai Suami Incess Terbongkar Saat Mau Bayar Makanan, Boleh Dicicil

Apapun Hasil Pilpres 2019, Prabowo Diprediksi Bakal Bertarung Lawan AHY pada Pilpres 2024

Rumput Tetangga Lebih Hijau, Sang Istri Sah Pergoki Suami Berhubungan Intim dengan Istri Tetangga

Editor: asmadi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved