Kamis, 16 April 2026

HUT KOPASSUS - Pasukan Inggris yang Hebat Pun Merinding Lihat Kopassus Latihan, Ini Kelebihannya

Salah satu sandera bahkan secara diam-diam bisa memberikan secarik kertas yang ditaruh dalam tutup pulpen.

Editor: Teddy Malaka
gulalives.com
Anggota Kopassus TNI AD 

Pasukan Inggris yang Hebat Pun Merinding Lihat Kopassus Latihan, Ini Kelebihannya

BANGKAPOS.COM - Indonesia memiliki satuan pasukan khusus yang disegani di dunia.

Orang-orang terbaik itu dikumpul dalam satu kesatuan yang memiliki kemampuan di atas rata-rata.

Wajar, latihannya saja membuat tentara negara lain merinding.

Pasukan elite itu memiliki sejarah mengagumkan dalam berbagai penyelamatan dan penyerangan.

Pada bulan Agustus tahun 2000 satu regu pasukan Inggris yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB (UNAMSIL) di Sierra Leone, Afrika Barat, ditawan dan disandera.

Pelaku sandera adalah kelompok milisi bersenjata yang dikenal dengan West Side Boys.

Regu pasukan Inggris yang terdiri atas lima personel itu kemudian dibawa masuk ke tengah hutan.

Di sana tempat para milisi West Side Boys bermarkas.

Mereka ditawan dalam sebuah bangunan, dijaga ketat, dan diancam akan ditembak mati.

Jika pemerintah Inggris tidak segera membayar uang tebusan.

Mujur utusan pasukan UNAMSIL masih bisa melakukan negosiasi dan bertemu dengan kelima sandera.

Salah satu sandera bahkan secara diam-diam bisa memberikan secarik kertas yang ditaruh dalam tutup pulpen.

Kertas itu berisi gambaran tentang situasi markas milisi dan bangunan tempat mereka ditawan.

Dengan bekal secarik kertas itu pasukan Inggris pun segera merancang operasi militer untuk membebaskan sandera dengan sandi Operation Barras.

Anggota Kopassus mengikuti apel siaga menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, di Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (16/10/2014).
Anggota Kopassus mengikuti apel siaga menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, di Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (16/10/2014). (Kompas.com)

Pasukan khusus Inggris SAS dan pasukan payungnya yang terkenal 1st Battalion Parachute Regimen, secara diam-diam segera dikirim ke Sierra Leone.

Sumber: Intisari
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved