Selasa, 14 April 2026

VIDEO : Open Day MHI School Tampilkan Ketrampilan Siswa

Mutiara Harapan Islamic (MHI) School di Kelurahan Selindung Kota Pangkalpinang menggelar Open Day bagi para orangtua dan wali calon murid baru.

Penulis: edwardi | Editor: khamelia

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Mutiara Harapan Islamic (MHI) School di Kelurahan Selindung Kota Pangkalpinang menggelar Open Day bagi para orangtua dan wali calon murid baru atau peserta didik baru Tahun Ajaran 2019/2020, Sabtu (27/04/2019).

Dalam kegiatan ini para orangtua dipaparkan berbagai program pendidikan, penampilan ketrampilan siswa dan juga bisa langsung melakukan pendaftaran peserta didik baru tingkat Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar (SD).

Wakil Direktur Bidang Operasional MHI School, Rollando Madjid mengatakan kegiatan Open Day ini dalam rangka pemaparan program pendidikan apa saya yang diajarkan di MHI School ini.

"Fokus kita itu ingin memajukan pendidikan Islam, kami ingin nanti para murid siap menghadapi era global, makanya MHI ini juga ingin menjadi institusi Islam yang terbaik di era globalisasi,' kata Rollando.

Diakuinya, MHI School ini memiliki misi dalam bentuk aplikasi ada lima prinsip pendidikan, yakni Islamic Education, International Standards, Learning By Doing, Experiencing The Joy of Learning dan Multiliteracy.

"Kami berharap apa yang dijalankan di MHI School ini bisa memberikan pendidikan yang baik di Pulau Bangka, khususnya Kota Pangkalpinang untuk meningkatkan tingkat pendidikan di sini," harapnya

Diungkapkannya, untuk mewujudkan itu MHI School memiliki Wakil Direktur Akademik asal Finlandia, Allan Schneitz untuk membawa warna sistem pendidikan di Finlandia yakni proyek Dream School ke MHI School di Indonesia.

"Banyak materi pelajaran di sini menggunakan pengantar berbahasa Inggris, karena kita memang ingin mempersiapkan mereka di era global," ungkapnya.

Ditambahkannya, untuk standar bahasa Inggris ini digunakan kurikulum standar Cambridge International, sehingga sama dengan yang dipakai di Jakarta dan negara-negara lainnya.

"Untuk murid-murid kelas 4 ke atas nanti ditambahkan Math and Science Standar Cambridge sehingga kelas 6 nanti bisa mengikuti ujian standar Cambridge," tukasnya.

Dilanjutkannya, kenapa kita gunakan standar Cambridge karena sudah terkenal di seluruh dunia yakni dari Universitas Cambridge Inggris yang merupakan universitas top dunia dan sudah dipakai l0.000 lebih sekolah di dunia.

"Kita harapkan apa yang dipelajari di sini sama dengan anak-anak di seluruh dunia, karena sudah ada 130 negara sudah mengadopsi standar Cambridge ini, tapi yang penting itu jangan sampai lupa dengan agamanya," tegasnya.

Diharapkannya, MHI School ini ingin anak-anak bisa siap menghadapi era global namun tidak melupakan jati dirinya sebagai umat muslim dan orang Indonesia.

"Nanti mereka bisa menceritakan bagaimana orang Islam itu baik dan ramah kepada teman-temannya orang luar menggunakan Bahasa Inggris. Kita ingin lulusan MHI School ini bisa menjadi refleksi umat muslim yang baik, damai, ramah, indah dan bisa bergaul dengan orang lain di era glibal," harapnya.

MHI School baru dibuka Juli 2018 lalu, saat ini baru ada kelas TK dan kelas 1 SD. Jangka panjang ke depan akan dibuka tingkat SMP dan SMA karena luas lahan ada 2,6 hektare dan baru dipakai sedikit.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Yayasan Mutiara Harapan Bangsa, Hj Ita Emilia, Direktur MHI School H Reynaldi Madjid, Wakil Direktur Akademik Allan Schneitz, Kepala MHI School Abdul Rahma, Dosen UIN Banten dan Asesor Akreditasi Sekolah Dr Wasehudin dan undangan lainnya.
(Bangka Pos/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved