Senin, 27 April 2026

Video

Video: Viral! Harga Belacan Disebut Lebih Mahal dari Timah, Warganet Heboh

Video warga Pangkalpinang yang menyebut harga belacan tembus Rp300 ribu per kilogram viral di media sosial dan memicu beragam...

BANGKAPOS.COM -- Sebuah video yang menyebut harga belacan atau terasi lebih mahal dari timah viral di media sosial dan menyita perhatian publik.

Ungkapan tersebut disampaikan oleh Anta Wirja, warga Kota Pangkalpinang, dalam video berdurasi 47 detik yang diunggah di akun pribadinya.

'Dugo e pacak harge belacan lebih mahal dari harge timah,' ucap Anta dalam video tersebut.

Konten ini pun dengan cepat menyebar luas. Video tersebut ditonton puluhan ribu kali, dibagikan ulang oleh banyak pengguna, hingga cuplikannya tayang di program televisi nasional.

Anta mengaku awalnya hanya iseng membagikan kondisi harga belacan yang ia temui di lapangan.

Dalam penelusurannya, Anta mendapati harga belacan di Pasar Pangkalpinang mencapai Rp250 ribu hingga Rp300 ribu per kilogram.

Ia bahkan mengecek langsung ke beberapa pedagang untuk memastikan kenaikan harga tersebut.

Fenomena ini pun menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat Bangka Belitung. Menurut Anta, reaksi warga terhadap kenaikan harga belacan tergolong unik dibandingkan komoditas lainnya.

Di Bangka Belitung, belacan memang bukan sekadar bumbu pelengkap, melainkan bagian penting dari berbagai masakan tradisional seperti lempah kuning dan sambal.

Bahkan, Anta menyebut belacan sebagai “kebutuhan pokok ke-10” bagi masyarakat setempat.

Kenaikan harga ini mulai terasa menjelang Idul Fitri 2026, dengan lonjakan yang mencapai dua kali lipat dari harga sebelumnya.

Meski demikian, permintaan tetap tinggi. Masyarakat tetap memilih belacan berkualitas, terutama yang berasal dari Toboali, Bangka Selatan.

“Biasanya dari Toboali. Walaupun mahal, orang tetap cari karena kualitasnya sudah terjamin,” kata Anta.

Sumber: YouTube Bangka Pos Official

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved