Juana Maria, Terdampar di Pulau Tak Berpenghuni Selama 18 Tahun, Begini Kondisinya saat Ditemukan

Juana Maria, Terdampar di Pulau Tak Berpenghuni Selama 18 Tahun, Begini Kondisinya saat Ditemukan

Juana Maria, Terdampar di Pulau Tak Berpenghuni Selama 18 Tahun, Begini Kondisinya saat Ditemukan
Ancient Origins
Juana Maria 

Sekelompok pemburu menghancurkan penduduk setempat.

Di Museum Topkapi Turki Ini Helai Rambut Nabi Muhammad Ternyata Disimpan, Ada Gigi Hingga Stempel

Populasi suku yang hanya 300 orang berkurang, pada tahun 1835 dan hanya tersisa 20 orang.

Kemudian, tahun 1835 suku Juana dipindahkan dari San Nicolas, namun satu hal yang diketahui adalah Juana tidak dipindahkan, dan tertinggal di pulau itu.

Satu alasan yang mungkin adalah, Juana tidak ada ketika proses evakuasi, karena dia keluar mencari anaknya yang hilang.

Kisah lain menjelaskan bahwa Juana melompat dari kapal, karena percaya adiknya masuk di pulau itu. Namun kapal dengan segera meninggalkan San Nicolas karena badai.

Setelah terdampar di pulau tak berpenghuni sendirian, seorang kapten kapal Peores Nada bernama George Nidever menemukan Juana tahun 1853.

Reaksi Hotman Paris Saat Diminta Pilih Nagita Atau Ayu Ting Ting, Ternyata Sosok Ini yang Dipilihnya

Kemudian dia menulisnya di dalam bukunya Kehidupan dan Petualangan George Nidever,  Nidever menggambarkan Juana saat ditemukan sebagai "wanita tua" yang sibuk membuang kotoran ikan paus.

Alih-alih melarikan diri saat ditemukan, Juana justru tersenyum dan membungkuk, kemudian berbicara pada mereka dengan bahasa yang tidak bisa dipahami.

"Dia berusia sekitar 50 tahun, wajahnya menyenangkan dia terus tersenyum, pakaiannya terdiri dari satu pakaian kulit," tulis catatan Nidever.

Sulit untuk menjelaskan dampak total dari isolasi terhadap jiwa Juana Maria, namun banyak disebutkan dia berburu anjing laut dan bebek, hingga membuat rumah sendiri.

Halaman
1234
Editor: asmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved