Minggu, 19 April 2026

8 Fakta Blacklist Huawei oleh AS dan Pencabutan Lisensi Google

Rencana Google yang akan mencabut lisensi Android untuk Huawei cukup mengejutkan meski sejatinya hal itu bisa diprediksi mengingat perang dagang.

Editor: khamelia
infokomputer.grid.id
Usaha Dipersulit, Huawei Resmi Gugat Pemerintahan Trump 

Penggunaan layanan-layanan tersebut memang membutuhkan perjanjian komersil antara Huawei dengan Google.

"Huawei hanya akan dapat menggunakan sistem operasi Android versi publik, dan tidak akan mendapatkan akses ke aplikasi dan layanan eksklusif dari Google," ujar perwakilan Google seperti dikutip The Guardian.

4. Huawei masih bisa pakai Android, tapi..

Kendati demikian, smartphone Huawei masih bisa menggunakan Android melalui lisensi open-source AOSP (Android Open Source project) yang memang terbuka bagi siapapun. AOSP merupakan sistem operasi mobile buatan Google serupa Android yang bisa dimodifikasi dan diubah sesukanya oleh vendor perangkat mobile.

Yang membedakan dengan lisensi penuh Android atau Open Handset Alliance adalah AOSP tidak memiliki akses untuk penggunaan layanan Google dan aplikasi Play Store, Gmail, YouTube, dan sebagainya.

Sebagai gantinya, pengguna bisa menggunakan beberapa alternatif, misalnya mengakses Huawei AppGalerry untuk mengunduh dan memasang aplikasi sebagai pengganti Play Store.

Untuk YouTube bisa saja menggunakan Youku Tudou - platform berbagi video asal China - dan Baidu Maps sebagai pengganti Google Maps. Sementara untuk pengganti Gmail, pengguna bisa memanfaatkan paltform lain, seperti Yahoo.

5. Ponsel Huawei dan Honor aman

Kemungkinan, dampak pencabutan lisensi ini baru akan terasa beberapa bulan mendatang. Perangkat Huawei yang beredar saat ini masih bisa menggunakan ponsel Huawei sebagaimana mestinya.

"Terkait pertanyaan pengguna Huawei terhadap langkah kami untuk mematuhi ketentuan pemerintah AS baru-baru ini: Kami memastikan kepada Anda, saat kami mematuhi semua persyaratan pemerintah AS, layanan-layanan seperti Google Play dan fitur keamanan Google Play Protect akan tetap bisa berfungsi pada perangkat Huawei sudah beredar saat ini," tulis Google dalam akun Twitter @Android.

Huawei pun mengamini hal tersebut dengan menjanjikan pembaruan keamanan dan layanan purna jual untuk produk yang saat ini tersedia di pasaran.

"Huawei akan terus memberikan pembaruan keamanan dan layanan purna jual untuk semua produk smartphone dan tablet Huawei dan Honor yang ada yang mencakup yang telah dijual atau yang masih ada sebagai stok secara global," jelas Huawei dalam keterangan resminya.

6. Ponsel Huawei terancam batal pakai Android Q

Sebelum masuk ke daftar hitam, nama Huawei sempat disebut dalam acara Google I/O 2019 karena menjadi salah satu vendor yang mendapatkan uji coba program beta Android Q.

Huawei juga mengumukan delapan smartphone besutannya yang akan mengikuti program tersebut.

Perangkat tersebut adalah Honor View 20, Honor Magic , Mate 20, Mate 20 Pro, Mate 20X, Mate 20 RS Porsche Design, P30 dan P30 Pro.
Sumber: Info Komputer
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved