VIDEO: Tolak Kapal Isap, Ini Alasan Kenapa Tambang Ilegal Malah Dibiarkan

Sudah bertahun-tahun tambang timah inkonvensional jenis TI Apung-Rajuk Tower beroperasi di Perairan Pantai Desa Rebo Sungailiat Bangka.

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sudah bertahun-tahun tambang timah inkonvensional jenis TI Apung-Rajuk Tower beroperasi di Perairan Pantai Desa Rebo Sungailiat Bangka.

Namun aktivitas tambang tanpa ijin alias ilegal seolah tak pernah terusik oleh nelayan setempat. Tapi tidak demikian pada aktivitas kapal isap produksi (KIP) pertambangan timah yang memiliki izin resmi, justru ditolak nelayan.

Ketua Kelompok Nelayan Desa Rebo Sungailiat Bangka, Asiaw kepada Bangka Pos saat demo penolakan KIP, Minggu (30/6/2019) mengatakan, khusus TI Apung-Rajuk Tower yang dipastikan milik warga lokal dan dikerjakan oleh penduduk setempat.

Nelayan tak pernah mempermasalahkan keberadaan TI beroperasi di perairan tepi pantai desa itu, walaupun tak mengantongi ijin.

Sebaliknya menurut Asiaw, jika dianggap ilegal, maka aparat lah yang harus bertindak. Lain halnya KIP, sejak awal nelayan lokal kata Asiaw keberatan sehingga menggelar aksi demo. Berikut pernyataan Asiaw, Minggu (30/6/2019). (bangka pos/ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved