Daging Bakso Sapi atau Tikus? Ini Cara Mudah Membedakannya, Bisa Dicoba Sebelum Menyantap Baksonya
Korbannya adalah warung bakso Sandu Rene Sandu Rono atau yang lebih dikenal dengan 'Warung Bakso Pakde'.
Selain warna dan tekstur bakso, kita dapat mengenali bakso dengan bahan daging sapi dengan aromanya.
Coba cium saja bakso yang belum tercampur dengan kuah, pasti memiliki aroma sapi yang menyengat.
Jika ketiga ciri di atas ada, maka Anda berhasil memilih tempat makan yang aman, sehat, dan terpercaya.
Bakso dengan Bahan Daging Tikus
Jika menemukan tempat makan yang menjual bakso dengan harga sangat miring, Anda patut curiga.
Karena harga daging sapi sendiri sangat mahal.
Dalam segi tekstur, bakso dengan bahan daging tikus memiliki tekstur yang keras.
Jika ditusuk menggunakan garpu atau dibelah menjadi dua dengan sendok, pasti akan mudah pecah.
Bakso dengan bahan daging tikus memiliki aroma yang sangat amis.
Ketika bakso sedang direbus maka aroma amis ini akan menyengat masuk ke hidung.
Selain aroma, rasa bakso dengan bahan daging tikus memiliki rasa yang gurih.
Bakso dengan Bahan Daging Babi
Bakso dengan bahan daging babi memiliki tekstur yang lembut tetapi berminyak.
Karena kadar lemak pada daging babi sangat tinggi, otomatis bakso dengan bahan daging babi mengandung banyak minyak.
Hal ini dapat diketahui jika Anda membelah bakso menjadi dua bagian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/sajian-bakso-daging-kuah-ketumbar.jpg)