Berita Pangkalpinang
Menurut Psikolog, Ini Manfaat Mengantar-Jemput Anak Sekolah di Pekan Pertama
Seorang anak harus rutin dipeluk, dicium dan diajak mengobrol mengenai aktivitasnya di sekolah.
Penulis: Dedy Qurniawan | Editor: khamelia
BANGKPOS.COM- Psikolog Klinis, Siska Dwi Paramitha mengatakan, mengantarkan anak yang baru masuk sekolah oleh orangtua atau wali murid pada hari pertama bersekolah berdampak pada psikis-nya. Sebab hari pertama sekolah merupakan hari pertama anak memasuki lingkungan yang baru.
Mereka akan bertemu sekolah yang baru, teman yang baru, guru yang baru dan pelajaran yang baru.
"Penting sekali bagi mereka dukungan orangtua yang mengantar jemput mereka di minggu-minggu pertama ini harus dilakukan orangtua. Ini akan menambah kepercayaan diri mereka, harga dirinya, bahwa mereka mereka merasa diakui keberadaannya," kata Paramitha, Senin (15/7/2019).
Dia mengatakan, orangtua mesti memberikan support moril dan materil kepada anak. Seorang anak harus rutin dipeluk, dicium dan diajak mengobrol mengenai aktivitasnya di sekolah. Kelengkapan sekolahnya mesti dipenuhi dengan baik.
"Jangan pernah diabaikan anaknya, perlu dicari temenan siapa, orangtuanya siapa. Kalau kita tidak tahu, maka kalau ada masalah, akan sulit cari mereka di mana. Sebab sekarang anak-anak semua lebih ke teman, kita juga harus bisa jadi teman mereka," katanya.
Ada peran besar orangtua atau keluarga bagi pendidikan anak. Dalam 24 jam, seorang anak mungkin hanya akan berada di sekolah selama 10 jam. Sisanya berada di rumah.
"Perlu quality time bersama anak-anak saat pulang kerja. Bukan sibuk sendiri dengan menonton televisi, main handphone. Peran orangtua ini besar untuk meningkatkan kualitas anak dengan mengedepankan quality time," ucap Paramitha.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengunjungi sejumlah sekolah pada hari pertama masuk sekolah, Senin (15/6/2019) pagi. Sekolah pertama yang ia datangi adalah SMK N 5 Pangkalpinang.
Selain SMKN 5 Pariwisata, Gubernur Erzaldi juga dijadwalkan mengunjungi SMK N 4 Pangkalpinang, SMK N 1 Pangkalpinang, SMA N 2 Pangkalpinang, dan SMK N1 Pangkalanbaru. Mayoritas sekolah yang didatangi adalah SMK.
Erzaldi mengatakan, Babel ingin membiasakan orangtua mengangantarkan anak-anak mereka pada hari pertama masuk sekolah.
"cukup pada hari pertama, hari selanjutnya boleh bergiliran antara suami-istri," ujarnya.
Orang nomor satu di Babel itu mengatakan, pengalaman diantarkan orangtua ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah akan terekam dalam memori anak-anak sebagai pengalaman positif.
Dia meminta agar hal ini tidak dianggap enteng oleh para orangtua atau wali murid.
"Ini akan menjadi kenangan bagi anak-anak kita, kenangan yang bagus dan positif ini nantinya diharapkan selanjutnya bisa menjadi semangat bagi para siswa menjalankan kegiatan yang baik dan bagus di sekolah. Jadi jangan dianggap enteng mengantarkan anak ke sekolah ini. Secara psikis ini akan menumbuhkembangkan otak anak, terutama anak TK dan SD ," tutur Erzaldi.
(bangkapos.com / Dedy Qurniawan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/psikolog-kilinis-siska-dwi-paramitha.jpg)