Berita Sungailiat
Begini Modus Perampokan Tukang Besi Rongsokan di Hutan Bukit Kepoh
Kasus perampokan yang menimpa tukang besi rongsokan bernama Rajin alias Lendot (43) di Hutan Bukit Kepoh sudah direncanakan
BANGKA POS.COM, BANGKA-- Kasus perampokan yang menimpa tukang besi rongsokan bernama Rajin alias Lendot (43) di Hutan Bukit Kepoh Desa Ridingpanjang Kecamatan Merawang Bangka diduga memang sudah direncanakan. Berikut kronologis dan modus yang disusun pelaku sejak awal aksinya.
"Saat korban sampai di Jalan Desa Ridingpanjang, tepatnya di depan bengkel tampal ban tiba-tiba ada satu orang laki-laki yang naik motor merek Honda Vario warna merah menghentikan laju motor gerobak korban," kata Kapolres Bangka AKBP Budi Arianto diwakili Kapolsek Merang, Iptu Yudha Prakoso kepada Bangka Pos, Selasa (30/7/2019) sekitar Pukul 08.30 WIB.
Pria tak dikenal tadi lalu berucap pada Lendot. "Mas mau beli besi buruk nggak?" kira-kira demikian ucap pria misterius pada Lendot. Tentu saja Lendot merasa senang mendengar tawaran ini karena memang dia berprofesi sebagai pembeli besi rongsokan untuk dijual kembali.
"Korban pun menjawab, ya mau.. untuk posisi besinya ada dimana?" kata Kapolsek meniru ucapan korban.
Kemudian dijawab pria tak dikenal yang ternyata pelaku perampokan, bahwa besi rongsokan ada di arah belakang SMP Desa Ridingpanjang. Lalu korban mengikuti pelaku.
Posisi korban mengendarai motor gerobak tarik membuntuti pelaku dari belakang.
"Pada saat sampai di simpang jalan tanah merah Bukit Kepo pelaku berjalan masuk (ke arah hutan)! dan korban mengikutinya," lanjut Kapolsek.
Tiba-tiba pelaku berhenti dan setelah berhenti lalu berbalik menghampiri korban. Saat itulah pelaku menodongkan pisau ke arah korban sambil berkata "saya mah uang saja pak".
Di lokasi ini ternyata pelaku tak sendiri, namun seorang temannya memang sudah menunggu hingga akhirnya terjadi penusukan menggunakan senjata tajam pada korban.
"Tas korban dirampas, berisi satu unit HP merk Samsung S3 warna putih Nomor HP 0858-411859*.*, satu unit HP merk Mito warna silver Nomor HP 0812-510982*.*, uang tunai sekitar Rp 1,3 Juta, satu buah KTP dan satu buah ATM Bank BRI atas nama korban," jelas Kapolsek.
Kejadian ini ditindak lanjuti oleh polisi. Tim Polsek Merawang kemudian membuat laporan (LP), mendatangi lokasi kejadian (TKP), memeriksa pelapor dan saks, melakukan penyelidikan tersangka pelaku dan berkoordinasi dengan Tim Opsnal Polres Bangka.
Pada edisi berita online sebelumnya disebutkan, seroang tukang besi rongsokan dirampok. Paha korban ditusuk, lalu uang dalam tas dirampas. Pelaku dua orang melarikan diri, hingga Selasa (30/7/2019) masih dicari.
Kisah berawal saat pria bernama Rajin alias Mas Lendot bin Wasjo (43) keluar dari rumahnya di Desa Merawang Kecamatan Merawang Bangka, Minggu (28/7/2019).
Dari rumah itu pria asal Desa Panguragan Kecamatan Panguragan Kabupaten Cirebon Jawa Barat ini mengendarai sepeda motor penarik gerobak.
Ia keluar rumah untuk mencari besi tua atau besi buruk. Terkadang Lendot membeli besi rongsokan di rumah warga. Namun di tengah perjalanan, di sebuah jalan hutan sepi, ia dirampok.Korban mengalami luka serius karena ditusuk pelaku menggunakan pisau.
"Tiba-tiba pelaku langsung menodongkan pisau ke arah korban sambil berkata" saya mau uang saja pak'. Kemudian pelaku mau menusukan pisau yang dipegangnya ke arah korban dan korban sempat menangkisnya yang membuat pisau yang digunakan pelaku tersebut jatuh ke tanah," kata Kapolres Bangka AKBP Budi Arianto diwakili Kapolsek Merawang Iptu Yudha Prakoso, Selasa (30/7/2019).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/olah-tkp-polsek-merawang-di-lokasi-perampokan.jpg)