Rocky Gerung Blak-blakan Sebut Pertemuan Prabowo & Megawati Mau Singkirkan Orang Ini

Rocky Gerung Sebut Pertemuan Prabowo & Megawati Mau Singkirkan Orang Ini, Liat Reaksi Akbar Faizal

Rocky Gerung Blak-blakan Sebut Pertemuan Prabowo & Megawati Mau Singkirkan Orang Ini
Di ILC TV One, Rocky Gerung bahas orang ini akan disingkirkan menyusul pertemuan Prabowo dan Megawati
Rocky Gerung bahas orang ini akan disingkirkan menyusul pertemuan Prabowo dan Megawati 

Acara ILC tvOne mengangkat tema "Antara Teuku Umar dan Gondangdia: Kelompok 212 Mau ke Mana?".

Saat mendapat giliran bicara, Sandiaga Uno menceritakan detik-detik sebelum Prabowo memutuskan bertemu Jokowi.

Sandiaga mengaku sempat dihubungi Prabowo sehari sebelum pertemuan tersebut. 

"Saya baru tiba dari luar negeri, tiba-tiba pak Prabowo telepon menyampaikan akan ada pertemuan tinggal menunggu waktu, tempatnya belum diketahui. Dia bicara pakai bahasa Inggris mengatakan, 'this is a meeting will not include you'" ungkap Sandiaga Uno.

Sandiaga menghormati kejujuran Prabowo menyampaikan hal tersebut. Apalagi, Prabowo tak lupa meminta pandangannya soal pertemuan dengan Jokowi. 

"Sebagain pendukung fanatik Prabowo-Sandi memang ada yang menyesalkan (pertemuan dengan Jokowi), tapi setelah saya temui satu per satu mereka dapat mengerti. Pak Prabowo mengedepankan kepentingan bangsa negara. This time to move on," kata Sandi.

Ini Fakta Mengenai Ular Maut yang Tewaskan Anggota Brimob di Papua, Penawar Racunnya Seharga Mobil

Terkait pandangannya, Sandiaga Uno mengaku memberi saran kepada Prabowo agar partai politik pengusung tidak bergabung menjadi koalisi Jokowi.

"Ada elite politik di luar pemerintah yang hadir untuk memberi masukan, input konstruktif, alangkah bermartabatnya kalau (partai-partai) menempatkan diri di luar pemetintahan memberi masukan konstruktif.

Tapi keputusan terakhir di Prabowo dan partai-partai. Saya pribadi memiliki satu pandangan, selain bagian dari rekonsiliasi harus ada konsistensi bahwa 68 juta lebih masyarakat Indonesia menginginkan perubahan, terutama ekonomi.

Kalau semuanya ada di pemerintahan, nanti siapa yang bicara mewakili harapan masyarakat," ungkap Sandiaga Uno.

Host Karni Ilyas kemudian mempertegas maksud Sandiaga Uno, apakah tetap menginginkan oposisi meski ada kabar Partai Gerindra menginginkan menteri ekonomi dari mereka?

"(Gerindra menginginkan menteri ekonomi dari mereka) saya tidak dilibatkan dalam pembicaraan tersebut," kata Sandiaga Uno.

Ikutan Ria Ricis, Denny Cagur Bikin Parody Pamit, Chef Arnold ke Kaesang: Nda Usah Ikut Pura-pura

Menurut Sandiaga, sebagai bagian dari mantan calon wakil presiden pasangan Prabowo, dirinya sudah memberikan pandangan pribadinya. Namun keputusan tetap ada di tangan Prabowo dan partai-partai pengusung.

Bahkan, kata Sandi, dirinya sudah diminta mundur dari jajaran petinggi Partai Gerindra oleh Prabowo sendiri. 

"Pak Prabowo konsekwen, meski saya diminta mundur tapi beliau selalu bertanya tentang pandangan saya. Ya saya sampaikan bahwa mengawal pemerintahan dari legislatif bisa, apalagi (Gerindra) sebagai pemenang nomor dua terbanyak. Melalui masyarakat juga bisa," kata Sandiaga Uno.

Kritik Wacana Pilpres 2024

Di acara ILC tvOne, Selasa (30/7/2019) malam, Sandiaga Uno juga memberikan kritik soal wacana Pilpres 2024.

Sandiaga menilai hal tersebut terlalu prematur untuk dibahas.

"Energi kita keluarkan begitu besar di Pilpres 2019. Ada Rp 25 triliun lebih anggaran yang terpakai, perjuangan mengadu gagasan, tiba-tiba sekarang sudah ngomong 2024. Menurut saya ini prematur sekali," kata Sandiaga Uno.

Masa Lalu Raffi Bersama Asha Shara Dibongkar Sahabat, Suami Nagita Ngaku Lebih Malu dari Digerebek

Sandiaga menilai, wacana Pilpres 2024 hanya menarik bagi pengamat.

Tapi bagi rakyat kebanyakan, justru memilih untuk menagih janji-janji pemerintah.

"Ada 60 persen masyarakat Indonesia menunggu perbaikan ekonomi yang dijanjikan bulan-bulan kemarin. Kalau dalam beberapa bulan ke depan tidak terlihat saya khawatir masyarakat akan kecewa," ujarnya.

Menurut Sandiaga Uno, sebagai presiden terpilih Jokowi tidak perlu menunggu pelantikan untuk mengganti menteri-menterinya.

"Ganti menteri nggak usah nunggu Oktober, bisa sekarang. Bisa dijalankan lebih awal, sehingga yang dijanjikan bisa direalisasikan lebih cepat. Koalisinya pak Jokowi sudah cukup untuk menelurkan satu kebijakan yang ditunggu-tunggu masyarakat. Tapi sekali lagi, ini pandangan pribadi saya," pungkas Sandiaga Uno.

Hotman Paris Malah Minta Kenalan dan Diajari Berdansa sama Pengantin Jawa Goyang Zumba ini

Simak video lengkapnya:

(TRIBUN-TIMUR.COM/MANSUR AM)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Rocky Gerung Sebut Pertemuan Prabowo & Megawati Mau Singkirkan Orang Ini, Liat Reaksi Akbar Faizal

Baru Terungkap Tanggal Nikah Ahok & Puput, Ini Kisah Asmara Sebenarnya Pasca Ceraikan Veronica

Video Lamaran Cut Meyriska & Roger Danuarta, Akui Deg-degan, Tangisan Pecah Hingga Restu sang Ayah

Menelusuri Terowongan Cu Chi Titik di Segitiga Besi yang Jadi Saksi Bisu Sejarah Perang di Vietnam

Diawali Pijit Lalu Masuk Kamar, Beginilah Kronologi Pria Muda Rudapaksa Nenek 74 Tahun di Aceh Utara

Pria Mati yang Sudah Dibungkus Kain Kafan & Akan Dimakamkan Tiba-tiba Berteriak, ini Fakta-faktanya

Sederet Foto Rumah Mewah Kahiyang Ayu & Bobby Nasution, Kamar Sedah Mirah Ini Menarik Perhatian

Editor: asmadi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved