Sederet Fakta Lamaran Berakhir Saling Bacok, Keluarga Mempelai Wanita Tewas, Berawal dari Kayu Bakar
7 Fakta Lamaran Berakhir Saling Bacok, Keluarga Mempelai Wanita Tewas, Berawal dari Kayu Bakar
Sederet Fakta Lamaran Berakhir Saling Bacok, Keluarga Mempelai Wanita Tewas, Berawal dari Kayu Bakar
BANGKAPOS.COM -- Biasanya acara lamaran menjadi momen sakral pemersatu dua keluarga. Namun, tidak dengan acara lamaran yang satu ini.
Jangan berharap kabar gembira, dua keluarga malah terlibat perseteruan hingga berakhir ricuh.
Bahkan acara tersebut bisa dibilang lamaran berdarah karena berlangsung tragis dan berakhir dengan anggota keluarga wanita tewas.
Berikut 7 fakta tentang kejadian mengenaskan itu:
1. Keluarga Mempelai Wanita Tewas
Sebuah acara lamaran di Dusun Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) berakhir tragis.
• Begini Pengakuan Perias Nenek yang Tipu Yusuf Pakai Foto Cewek Lain: Saya Tak Tahan Bau Mulutnya
Prosesi lamaran berakhir duka dengan tewasnya Anggota Prosesi lamaran yang seharap usainya berakhir dengan bahagia berujung tewasnya salah satu keluarga calon mempelai wanita.
2. Viral di Facebook
Kejadian pertama kali diviralkan sebuah akun Facebook, Farand Friedrick Tonu yang mengungkapkan kronologi peristiwa tersebut.
3. Kejadian di Kupang, NTT
Kronologis tewasnya satu warga di acara lamaran itu diunggah Farand Friedrick Tonu ke akun Grup Facebook, NTT Baru.
Dalam penjelasannya, kasus memilukan ini terjadi Kamis tanggal 08 Agustus 2019 pukul 16.30 wita bertempat di RT 001/Rw 001 Dusun I Desa Tanah Merah, Kupang Tengah, Kab Kupang.
• Bule Ngamuk di Bali, Perlihatkan Tendangan Kungfu ke Pengendara dan Tabrakan Diri ke Mobil
Ia menyebut telah terjadi Kasus penganiayaan yang menyebabkan orang meninggal dunia.
Korban bernama Maksi Robin Mesakh bermur 42 tahun.