Hukum Ziarah Kubur Saat Hari Raya Idul Adha, Ustaz Abdul Somad Berikan Penjelasan Ini

Tradisi ziarah kubur sudah mendarah daging di masyarakat Muslim Tanah Air.

Hukum Ziarah Kubur Saat Hari Raya Idul Adha, Ustaz Abdul Somad Berikan Penjelasan Ini
bangkapos.com/deddy marjaya
Ilustrasi, tidak ada hubungan dengan isi berita. 

BANGKAPOS.COM, MAKASSAR -- Simak penjelasan Ustaz Abdul Somad berikut ini soal ziarah kubur saat Idul Adha.

Kapan sebenarnya waktu dianjurkan ziarah kubur.

Bagaimana hukum ziarah kubur?

Biasanya ummat muslim melakukan ziarah ke makam orangtua atau keluarga seperti kakek maupun nenek yang sudah meninggal setelah menunaikan Salat Idul Fitri atau lebaran Iduladha.

Hal ini nampaknya telah menjadi tradisi ini sudah berlangsung lama.

Lantas, bagaimanakah hukumnya berziarah kubur setelah lebaran?

Menurut Ustad Abdul Somad, Nabi Muhammad pernah melarang umatnya berziarah kubur, namun sekarang sudah dibolehkan.

Terkait waktunya, bisa kapan saja, tak harus setelah Idul Fitri atau Iduladha.

“Kapan saja boleh. Mau menjelang puasa, sedang bulan puasa atau setelah bulan puasa, bebas saja. Lalu mengapa orang-orang kita sering berziarah kubur menjelang bulan puasa? Mungkin saja karena dia baru bisa libur pas mau puasa atau saat sedang bulan puasa. Bisa juga karena hatinya sedang lapang, ingin mengingat Allah maka pergilah dia ke kubur, mau mengingat mati,” jelasnya.

Katanya, hal ini ada di kitab karangan seorang syekh tentang ziarah kubur.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved