Mau Bikin Rumah dengan Dana Terbatas, Aplikasi Home Credit Bisa Jadi Solusinya
Kebiasaan mencari barang di Facebook sudah dilakukan Sari sejak beberapa tahun yang lalu.
Penulis: Alza Munzi | Editor: khamelia
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dua jari jempol Sari (34), kiri dan kanan bergerak lincah di layar ponsel Android miliknya, Senin (19/8/2019).
Matanya terus tertuju pada ponsel sambil sekali-kali terdengar gumaman dari mulutnya.
Dia tengah serius mencari barang di forum jual beli media sosial Facebook, dengan harapan ada yang menjual dengan harga jauh lebih murah.
"Saya butuh drum penampung air, siapa tahu ada yang jual. Biasanya kalau ada orang pindahan, dijual jauh dari harga normal," kata ibu dua orang anak yang tinggal di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini.
Kebiasaan mencari barang di Facebook sudah dilakukan Sari sejak beberapa tahun yang lalu.
Menurutnya cara itu lebih mudah dan efisien, dibandingkan dia harus berkeliling di berbagai tempat untuk mencari barang yang diperlukannya.
Serupa dengan Sari, yang dilakukan Amel (24) juga tak jauh dari urusan membeli barang lewat online.
Dia biasa membeli baju melalui lapak online yang kini menjamur di internet.
Tidak hanya itu, sekadar membeli makanan pun, Amel tak repot lagi harus ke tempat yang jualan.
"Kalau sekarang saya sekarang sudah jarang ke toko baju. Cek rekening, beli pulsa, isi paket internet sekarang lewat HP saja," kata karyawati perusahaan swasta ini.
Dunia digital kini telah mengubah gaya hidup banyak orang, terutama generasi di bawah usia 35 tahun.
Sebutan generasi milenial seakan memastikan bahwa mereka hidup tak lepas dari ketergantungan terhadap internet.
Sari dan Amel merupakan bagian dari 171,17 juta orang Indonesia yang kini telah bisa mengakses internet secara baik.
Dikutip dari kompas.com, berdasarkan hasil studi Polling Indonesia yang bekerja sama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), jumlah pengguna internet di Indonesia tumbuh 10,12 persen.
Menurut Sekjen APJII, Henri Kasyfi, survei ini melibatkan 5.900 sampel dengan margin of error 1,28 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/home-credit.jpg)