Hampir 10 Tahun Digunakan, Ternyata Mobil Presiden Sering Mogok, Ini Alasan Pembelian Mobnas Baru

Wacana presiden, wakil presiden dan para menteri akan mendapat kendaraan dinas baru ramai diperbincangkan di publik.

Hampir 10 Tahun Digunakan, Ternyata Mobil Presiden Sering Mogok, Ini Alasan Pembelian Mobnas Baru
Fotografer Kepresidenan/Agus Suparto
Presiden Joko Widodo berbuka puasa dengan air mineral kemasan di dalam mobilnya di sela perjalanan kunjungan kerja di Jawa Tengah, Kamis (15/6/2017). 

BANGKAPOS.COM-- Wacana presiden, wakil presiden dan para menteri akan mendapat kendaraan dinas baru ramai diperbincangkan di publik.

Pergantian kendaraan dinas di akhir masa jabatan Presiden Jokowi ini memunculkan pro kontra. 

Pemerintah, memutuskan untuk mengganti kendaraan dinas pemimpinan negara dan menterinya dengan yang baru.

Mobil Mercedes-Benz S600 Pullman Guard, dan puluhan Toyota Crown Royal Saloon,  yang selalu ditumpangi Presiden dan Wakil Presiden RI beserta para menteri kabinetnya ini hampir 10 tahun.

Namun setelah rencana pengadaan kendaraan dinas baru bagi pimpinan negara dan para menteri ini, pihak Istana akhirnya angkat bicara.

Dikutip Tribunnew.com dari Kompas.com, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengakui, Kementerian Sekretariat Negara memang akan mengganti kendaraan dinas kepala negara beserta para menteri melalui pengadaan baru.

Penggantian dilakukan karena kendaraan-kendaraan dinas yang saat ini digunakan berusia lebih dari sepuluh tahun sehingga banyak komponennya tidak berfungsi dengan baik.

"Mobil dinas Bapak Presiden sudah melebihi waktunya dan mobil itu adalah mobil khusus. Contohnya, anti peluru dan lain-lain. Dan elektroniknya itu ada umurnya. Jadi ada umur sepuluh tahun, ya sudah. Kalau sudah sepuluh tahun mungkin kalau diperbaiki sulit," kata Heru di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Mobil dinas presiden dan wapres sendiri adalah Mercedes Benz S-600 Pullman Guard berwarna hitam.

Jumlahnya ada delapan unit dan seluruhnya merupakan hasil pengadaan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tepatnya tahun 2007.

Halaman
1234
Editor: nurhayati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved