WIKI BANGKA
WIKI BANGKA : Explore Pulau Panjang dan Pulau Tinggi di Ujung Selatan Pulau Bangka
Bangka Belitung identik dengan kekayaan alamnya. Selain terkenal dengan kekayaan timahnya, Babel juga sangat terkenal dengan wisata
Penulis: Dedy Qurniawan | Editor: Evan Saputra
WIKI BANGKA : Explore Pulau Panjang dan Pulau Tinggi di Ujung Selatan Pulau Bangka
BANGKAPOS.COM - Bangka Belitung identik dengan kekayaan alamnya. Selain terkenal dengan kekayaan timahnya, pulau ini juga sangat terkenal dengan wisata alamnya yang sangat khas yang tidak dapat ditemui di Bali.
Paparan batu-batu granit raksasa selalu terlihat di bibir-bibir pantai yang membuat pantai dengan laut biru-hijau toskanya terlihat semakin eksotis. Selain terkenal dengan pantai-pantainya yang indah, Bangka Belitung juga punya destinasi wisata pulau yang juga sangat indah.
Satu di antara plihan destinasi buat para pelancong yang hendak mencari lokasi berlibur di pulau adalah Pulau Panjang dan Pulau Tinggi. Kedua pulau ini berada di Bangka bagian selatan.
Untuk sampai ke kedua pulau ini, para pelancong dapat menggunakan jalur darat dengan mobil pribadi ataupun travel. Dengan jalur darat, dari Pangkal Pinang menempuh waktu sekitar empat jam perjalanan menuju Pelabuhan Sadai.
Setelah sampai di Pelabuhan Sadai, para pelancong melanjutkan perjalanannya menggunakan jalur laut. Jangan khawatir, para pelancong bisa dengan mudah menyebrang menggunakan akomodasi yang telah stay di Pelabuhan ini.
Jika ramai para pelancong menyebrang menggunakan kapal. Namun jika hanya empat hingga lima orang, para pelancong dapat menyebrang menggunakan perahu mesin atau yang biasa disebut warga sekitar dengan nama speed.
Tak perlu waktu lama. Perjalanan laut menuju Pulau Panjang dan Pulau Tinggi hanya membutuhkan waktu tiga puluh menit dan 20 menit menit.
Untuk tarif, para pelancong hanya ditarik biaya menyebrang Rp.100 ribu ke Pulau Panjang dan Pulau Tinggi Rp. 50 ribu per kapalnya. Kedua Pulau ini terletak bersebelahan dengan jarak sekitar tiga kilo meter perjalanan laut.
Pulau Tinggi bercirikan dengan adanya suatu Bukit yang menjulang tinggi. Sementara di Pulau Panjang terlihat jajaran rumah-rumah yang memanjang lurus dan kapal-kapal yang bersandar di hampir tiap belakang rumah menjadi ciri khasnya.
Pulau Panjang memiliki wisata alam dan budaya yang sangat khas. Di Pulau ini terdapat wisata mangrove yang dapat menjadi pilihan destinasi para pelancong yang berkunjung ke Pulau Panjang.
Di wisata mangrove Pulau Panjang ini, terdapat sebuah panggung sebagai view point atau spot penatapan bagi para pelancong yang berkunjung ke wisata mangrove ini. Wisata mangrove ini digiatkan oleh Tim Mahasiswa KKN PPM 03 UBB 2019.
Terdapat suatu gapura kecil sebagai pintu masuk. Para pelancong akan menyusuri terowongan bakau sepanjang 50 meter dengan jalan berkelok-kelok yang semakin menambahkan rasa adventure bagi para pelancong.
Setelah menyusuri terowongan ini, para pelancong akan berjumpa dengan panggung spot penatapan. Tim KKN mendesain panggung dengan berbagai warna ditambah lagi dengan pemandangan didepan panggung ini berupa laut hijau toska dan paparan pulau-pulau. Ciamik, instragamable!
Pemandangan laut hijau toska dan gugusan pulau-pulau semakin terlihat cantik jika dilihat dari atas. Tim KKN membuat spot penatapan sebagai tempat bagi para wisatawan untuk menikmati pemandangan cantik itu sambil bersantai ditemani angin sepai-sepoi yang sejuk.
Tim mengajak Kepala Dusun Pulau Panjang, Pak Tang untuk mengunjungi spot-spot wisata baru yang kami giat di Pulau ini. “bapak sangat senang ya, bagus bagus. Semoga mulai banyak orang-orang luar yang berlibur kesini ya. Saya dan warga akan rawat kreasi adek-adek ya”, jawab Pak Tang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/penampakan-dari-atas-pulau-panjang.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/penampakan-dari-atas-pulau-tinggi.jpg)