Wiki Bangka

Mia Rahmadani Dayang Babel 2019, Ingin Berbagi Ilmu Bahasa Demi Pariwisata

Mahasiswi UBB Fakultas Sastra Inggris semester 1 ini menuturkan, dirinya merasa punya tanggung jawab besar sebagai garda terdepan membangun pariwisata

Mia Rahmadani Dayang Babel 2019, Ingin Berbagi Ilmu Bahasa Demi Pariwisata
(Foto Istimewa).
Mia Rahmadani, Dayang Provinsi Bangka Belitung 2019 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dayang Kabupaten Bangka Selatan, Mia Rahmadani kini resmi menyandang predikat Dayang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Gadis kelahiran Kepo, 25 November 2000 ini sukses menjadi dayang terbaik melalui ajang pemilihan bujang dayang Babel 2019 yang telah berlangsung Sabtu lalu.

Mia mengaku senang sekaligus bangga menyandang gelar Dayang Provinsi Babel. Dia berharap melalui ajang ini bisa membuka jalan baginya untuk berkontribusi secara nyata untuk memajukan daerah.

"Untuk bayangan menang, sebenarnya itu bukan prioritas saya. Memang setiap kabupaten punya strategi sendiri untuk menang. Menang itu tinggal bonus, sebab menjadi peserta kemarin saja sudah membuat senang," ungkap Mia kepada bangkapos.com. Selasa,(17/9/2019).

Mahasiswi Universitas Bangka Belitung Jurusan Sastra Inggris semester 1 ini menuturkan, dirinya merasa punya tanggung jawab besar sebagai garda terdepan dalam membangun pariwisata Bangka Belitung.

"Saya senang, tapi bercampur beban. Bukan beban yang bikin depresi karena kita punya tugas yang bukan main-main karena tingkat provinsi. Beban selanjutnya persiapan untuk nasional," ujar Mia.

Anak pertama dari dua saudara pasangan Akhirudin, dan Sinarti ini merasa bersyukur karena mendapat dukungan penuh dari orangtuanya.

"Orangtua selalu mendukung, support besar keduanya sangat berarti bagi saya. Selangkah saya maju mereka akan selalu memdampingi. Saya bersyukur banyak yang support, dinas juga support, teman-teman juga," ungkap Mia.

Mia menuturkan, semakin banyak dirinya mengikuti event pariwisata dirinya semakin tertarik untuk mempromosikan pariwisata Bangka Belitung. Apalagi menurutnya, pariwisata Babel memiliki potensi besar untuk maju.

"Saya ingin berkontribusi langsung mempromosikan pariwisata di dunia digital, misalnya bersinergi dengan komunitas fotografer untuk membuat video promosi tentang wisata, saya sendiri menjadi narator sekaligus talent," katanya.

Berbekal keahliannya menguasai bahasa inggris, Mia ingin membagikan ilmunya ke masyarakat sehingga bisa lebih berguna.

"Siapa tau ada wisatawan mancanegara yang berkunjung. Nah keterbatasan bahasa di Bangka Belitung ini kan terbatas. Saya ingin mengajarkan, dan melatih secara basic untuk bisa berbahasa inggris. Jadi ketika ada wisatawan datang, masyarakat bisa berinteraksi. Jangan sampai jadi tuan rumah yang pasif gara-gara tidak bisa berbahasa inggris," tukasnya. 

Berikut deretan prestasi diraih Mia di usia yang masih muda, seperti Juara 1 Stroy Telling FLS2N 2015 tingkat Provinsi Babel, Juara 2 UBB speech Contest, Juara 3 Poem Reciting UBB, Juara 3 Tim Terbaik Debate Bahasa Inggris tingkat Provinsi Babel, Juara 2 Monolog 2018, Juara 1 sebagai Best Speaker Debat Bahasa Inggris, dan Juara 2 Pentas Seni Terbaik dalam acara Yamaha Lexi Goest to School.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved